Punya Fasilitas di DPR untuk Naikkan Elektabilitas, Puan: Saya Enggak Bisa Pencitraan

Jakarta – Ketua Ketua Dewan Perwakilan (DPR) RI Rakyat Puan Maharani mengaku tidak bisa melakukan pencitraan ataupun narsis.

Hal itu diungkapkan Puan merespons tentang kesiapannya maju sebagai calon presiden pada pemilu 2024.

Puan tak memungkiri bahwa dirinya memiliki fasilitas, sarana dan sumber daya sebagai Ketua DPR untuk menyosialisasikan diri dan menaikkan popularitas dan elektabilitasnya demi persiapan maju dalam kontestasi pemilu 2024.

“Tapi apa itu disangkutpautkan dengan pencitraan atau kampanye terselubung, saya enggak tahu. Saya enggak bisa melakukan pencitraan atau narsis,” kata Puan Maharani mengutip VIVA, Rabu 26 Januari 2022.

Awalnya, kata Puan, sebagai kader PDIP, dirinya harus mematuhi keputusan apa pun yang bersandar pada kebijakan partainya terkait Pemilu 2024 mendatang.

“PDIP, seperti sama-sama kita ketahui, kita itu ikut ke atas (keputusan pimpinan). Untuk hal-hal yang sifatnya strategis menunggu arahan Ketua Umum (Megawati Soekarnoputri),” ujarnya.

Menyoal fasilitas yang dimilikinya sebagai pimpinan di Parlemen, katanya, dia harus bekerja secara profesional sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Dia mengaku, bisa saja memanfaatkan segala fasilitas dan sumber daya untuk popularitas dan elektabilitasnya, apalagi sekarang era media sosial yang menjadi lebih mudah untuk bersosialisasi.

“Misal saat kunjungan ke daerah. Saya bisa saja membuat konten dulu. Seperti makan di warung dan lain-lain. Itu bisa aja. Tapi saya ini Ketua DPR dan harus menjaga citra DPR,” tuturnya.

Kendati demikian, dia menyadari bahwa dirinya harus menjaga citra DPR sebagai lembaga wakil rakyat yang setara kedudukannya dengan presiden.

Karena itu, dia tak dapat sembarangan bertindak, apalagi hanya demi kepentingan pribadi atau kelompok.

“Saya ini Ketua DPR, harus menjaga citra DPR,” ucap Puan Maharani.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Cerita Penumpang Bus Halmahera Selamat, Punya Firasat Buruk Sebelum Berangkat

Serdang Bedagai, Opsi.id - Kecelakaan maut yang melibatkan Bus...

Kasus Tewasnya Lansia di Baruga Terkuak, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Majene, OPSI.ID - Polres Majene kembali menggelar konferensi pers...

19 Penumpang Bus Halmahera Masih Dirawat, Dua Sopir Kabur Usai Kecelakaan Maut di Tol JMKT

Serdang Bedagai, Opsi.id - Petugas kepolisian telah mengidentifikasi korban...

‎DPRD DKI Segel Operator Best Parking di Blok M Square Atas Dugaan Praktik Parkir Ilegal

‎Jakarta - Ketua Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran...

Dinas Kesehatan DKI Beri Update Terbaru Kasus Hantavirus di Jakarta

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

Berita Terbaru

Popular Categories