Pilihan Rabu, 07 Desember 2022 | 14:12

5 Serangan Teroris ke Kantor Polisi, Selain di Polsek Astana Anyar

Lihat Foto 5 Serangan Teroris ke Kantor Polisi, Selain di Polsek Astana Anyar Ilustrasi teror bom. (Foto: Pixabay)
Editor: Eno Dimedjo

Jakarta - Teror bom kembali terjadi di Indonesia pada Rabu pagi, 7 Desember 2022, tepatnya di kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat. Peristiwa ini, menambah catatan gelap terorisme yang menyasar kantor polisi.

Terduga pelaku bom bunuh diri di kantor Polsek Astana Anyar ditemukan tewas di lokasi kejadian. Selain itu, sejumlah anggota kepolisian yang ada di tempat ikut mengalami luka-luka.

Sejumlah peristiwa teror yang menyasar pihak kepolisian sempat terjadi di beberapa tempat di Indonesia. Setidaknya ada enam serangan teroris yang menjadikan polisi sebagai target.

Berikut Opsi ID rangkumkan enam serangan teroris yang menyasar polisi:

Ilustrasi teror bom. (Foto: Pixabay)

1. Polsek Hamparan Perak, Sumatera Utara

Peristiwa teror ke Polsek Hamparan Perak terjadi pada 22 September 2010 pukul 00.30 WIB. kala itu, terduga pelaku berjumlah 12 orang dan melakukan serangan ke lokasi kejadian menggunakan sepeda motor.

Dari tangan pelaku, polisi kemudian menemukan sejumlah senjata api yang terdiri dari beberapa jenis, yakni pistol, AK, dan M16 atau SS1.

2. Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah

Serangan teror dengan target polisi juga pernah terjadi di Mapolresta Surakarta, pada 5 Juli 2016. Kala itu, kejadian berlangsung sekitar pukul 07.35 WIB dengan modus bom bunuh diri.

Aksi bom bunuh diri dilakukan oleh pelaku dengan berlari menerobos ke barisan anggota kepolisian yang tengah melakukan apel pagi, setelah sebelumnya sempat dihadang anggota Provost yang tengah bertugas.

3. Mapolresta Surabaya, Jawa Timur

Peristiwa teror dengan modus bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Surabaya, Jawa Timur pada 14 Mei 2018 silam. Aksi ini, dilakukan satu anggota keluarga yang terdiri dari lima orang.

Kala itu, pelaku yang teridentifikasi bernama Tri Ernawati, Tri Murtono, Muhammad Daffa Amin Murdana, Muhammad Dary Satria Murdana, serta Aisyah Azzahra Putri.

Saat mencoba masuk gerbang Mapolresta, mereka sempat dihadang petugas, kemudian ledakan terjadi dan memakan sejumlah korban.

4. Pospol Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah

Teror bom pernah terjadi di Pos Polisi Kartasura, Sukoharjo, pada 3 Juni 2019 silam. Kala itu, terduga pelaku mendekat ke pos polisi sekira pukul 22.20 WIB.

Tak lama berselang, terdengar suara ledakan yang membuat saksi dan polisi menyelamatkan diri.

5. Mabes Polri, Jakarta

Aksi teror yang menyaras Mabes Polri terjadi pada 31 Maret 2021 lalu dengan pelaku seorang wanita yang teridentifikasi bernama Zakiah Aini.

Aksi dilakukan Aini dengan masuk ke pintu tempat pelayanan publik sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dari aparat. Ia kemudian mengeluarkan senjata dan melepaskan beberapa tembakan di lokasi kejadian.

Pelaku yang masih berusia 25 tahun itu akhirnya bisa dilumpuhkan dengan tembakan di bagian dada. Aini kemudian tewas di tempat lantaran timah panas polisi menembus jantung.

6. Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat

Aksi teror dengan modus bom bunuh diri terjadi di kantor Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat pada Rabu pagi, 7 Desember 2022. Pelaku yang berjumlah satu orang, ditemukan tewas di tempat kejadian.

Kepala Pusat Kajian Keamanan dan Hubungan Internasional (Cesfas) Fisipol Universitas Kristen Indonesia (UKI), Angel Damayanti menyebut pelaku telah teridentifikasi sebagai Abu Muslim alias Agus Sujatno.

Baca juga: Satu Anggota Polisi Meninggal akibat Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar

Baca juga: Eks Napiter Bom Panci Sasar Polsek Astana Anyar, Ini Kata Kepala Cesfas Fisipol UKI

Abu Muslim, merupakan mantan narapidana teroris (napiter)yang bebas pada 2021 lalu. Dia adalah anggota JAD yang berafiliasi dengan ISIS dan sebelumnya ditangkap terkait dengan Bom Panci di Cicendo Bandung, tahun 2017 silam. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya