News Rabu, 02 November 2022 | 12:11

Apa Pentingnya Praja IPDN Memiliki Pengetahuan Kebencanaan

Lihat Foto Apa Pentingnya Praja IPDN Memiliki Pengetahuan Kebencanaan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat menjadi pembicara pada kuliah umum di Kampus IPDN, Sumedang, Jawa Barat, Selasa, 1 November 2022. (Foto: BNPB)
Editor: Tigor Munte

Sumedang - Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN yang kelak terjun sebagai aparatur sipil di tengah masyarakat harus memahami tentang kebencanaan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menegaskan hal itu saat menjadi pembicara pada kuliah umum di Kampus IPDN, Sumedang, Jawa Barat, Selasa, 1 November 2022. 

Dia menjelaskan, penanganan bencana tidak bisa dilakukan oleh BNPB semata. Perlu adanya kolaborasi pentaheliks dalam prosesnya. 

"Kami dari BNPB tidak akan bisa bekerja sendiri, bencana adalah urusan bersama," lanjutnya. 

Itu sebabnya dia berharap Praja IPDN memiliki pengetahuan bencana, khususnya potensi risiko bencana di mana mereka akan bertugas kelak. 

Suharyanto memberikan salah satu contoh keteladanan akan kepemimpinan dalam penanganan bencana, yaitu Ketua Rukun Tetangga (RT) di wilayah yang terdampak bencana.

"Ketua RT di (Kabupaten) Alor, ketika hujan deras, dia panggil dan memerintahkan warganya satu RT untuk mengungsi, dan betul itu langsung (terjadi) banjir bandang. Hebatnya (warga) RT dia tidak ada satupun yang jadi korban," beber Suharyanto. 

Seturut dengan itu, kuliah umum kepada Praja IPDN ini menjadi penting dilakukan, karena lulusan IPDN akan terjun langsung di tengah-tengah membantu masyarakat. 

Baca juga:

Beri Kuliah Umum di IPDN Jatinangor, Ini Pesan Wali Kota Makassar Danny Pomanto

"BNPB sangat berkepentingan untuk memberikan ilmu dan informasi kepada Praja IPDN, karena nantinya mereka akan menjadi mitra BNPB dalam penanggulangan bencana di lapangan," ungkap Suharyanto.

Wilayah Indonesia berpotensi mengalami bencana, seluruh bencana yang ada di dunia ada di Indonesia. 

Itu sebabnya Praja IPDN agar mempersiapkan diri akan kemungkinan terjadinya bencana di daerah masing-masing. 

"Kita ketahui bersama ketika lulus, mereka akan langsung menjadi aparat pemerintahan sipil di daerah, yang mau tidak mau, suka tidak suka, akan selalu bergelut dengan bencana alam," tandasnya.

Rektor IPDN Hadi Prabowo mengatakan, seluruh Praja harus paham kebencanaan. Memahami dan dapat menyikapi apa yg dimaksud mitigasi, dan penanggulangan bencana.

"Karena kita dihadapkan berbagai macam bencana, kekeringan, banjir, gempa, puting beliung dan bencana alam lainnya sampai non alam," kata Hadi. []

Berita Terkait

Berita terbaru lainnya