Dana Otsus Aceh Rp 80 T Belum Berdampak, Nasir ke KPK: Tolong Dilihat

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir Djamil meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melihat penggunaan dana otonomi khusus (otsus) di Provinsi Aceh.

Menurut Nasir, sejauh ini dana Otsus Aceh sudah mencapai sekitar Rp 80 triliun. Namun dampak dari dana yang sangat besar itu tidak mampu mendongkrak perekonomian di daerah pemilihan Nasir tersebut.

“Kami punya predikat sebagai daerah otsus, dana otsus ternyata tidak mampu mendongkrak perekonomian di sana. Jadi tolong, tolong, tolong dilihat dana otsus di sana, karena jumlahnya sudah sangat banyak, lebih kurang Rp 80 triliun tapi belum mampu meningkatkan ekonomi di sana, bahkan ditengarai ada isu-isu korupsi dalam dana otsus tersebut,” kata Nasir dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Pimpinan KPK pada Rabu, 26 Januari 2022.

Dia menyebut, KPK pernah turun ke sana, namun harapan masyarakat yang sudah sempat optimis namun belum terlihat ada gebrakan optimal KPK di daerah yang dijuluki Serambi Mekah itu.

Baca juga: Banggar DPR RI Minta Dana Otsus Aceh Diteruskan

“Banyak harapan dari masyarakat, tapi mudah-mudahan KPK terus memberikan harapan kepada masyarakat Aceh terkait kasus-kasus dugaan korupsi yang ada di sana. Karena sayang dana otsus tidak memberikan dampak yang signifikan terkait dengan pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Selain menyoroti soal dana Otsus Aceh, Nasir juga meminta KPK memberikan perhatian khusus terkait dengan sektor sumber daya alam, seperti kehutanan dan pertambangan.

“Sebenarnya ini juga besar, Pak Firli,” kata Nasir mengarahkan ke Ketua KPK Firli Bahuri. “Perizinan memang diharapkan sebagai sarana kontrol, tapi di situ sarat dengan penyelewengan,” imbuhnya.

Nasir menilai sektor kehutanan dan pertambangan itu tidak kecil. Di antaranya melibatkan orang besar dan pemilik modal yang juga orang-orang luar negeri, sehingga sulit untuk ditemukan.

“Karena itu di tahun 2022, harapannya mudah-mudahan KPK lebih juga menoleh ke sana sehingga kemudian upaya untuk pencegahan, pendidikan dan penindakan, itu bisa menjadi trisula maut seperti disampaikan Pak Firli,” katanya.

Seakan menegaskan, Nasir menyebut di sektor sumber daya alam banyak terjadi penyelewengan dan itu salah satu yang menyebabkan bencana di negeri ini, bencana ekologis, dan kerusakan ekosistem.

“Itu karena memang ugal-ugalan dalam memberikan izin dan kemudian tidak ada kontrol yang kuat di sektor sumber daya alam ini. Bencana di mana-mana hari ini Pak, banjir dan lain sebagainya,” katanya mengingatkan.

Nasir tak lupa memberikan apresiasi atas capaian kinerja KPK selama 2021. “Dan mudah-mudahan ini adalah ikhtiar kita untuk membebaskan Indonesia dari korupsi,” katanya. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Jennifer Lopez Kembali dengan Kisah Cinta Baru, Office Romance Tayang 5 Juni

JAKARTA, Opsi.id  – Platform streaming Netflix kembali menghadirkan film...

Dino Patti Djalal Minta Prabowo Kurangi Kunjungan Luar Negeri

JAKARTA, Opsi.id  – Diplomat senior Indonesia, Dino Patti Djalal,...

Daftar Skuad Piala Dunia 2026 Mulai Bermunculan, Grup B Ini Selengkapnya 

JAKARTA, Opsi.id  – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 pada...

Ancelotti Tak Menyesal Panggil Neymar yang Cedera 

RIO DE JANEIRO, Opsi.id – Pelatih Timnas Brasil, Carlo...

Lagu Indonesia Timur Makin Mendominasi Spotify, Dosen UPRI Ungkap Rahasianya

Makassar, OPSI.ID - Kehadiran platform musik digital seperti Spotify...

Mohamed Salah Pimpin Skuad Mesir untuk Piala Dunia 2026

KAIRO, Opsi.id  – Tim Nasional Mesir resmi mengumumkan daftar...

Pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih di Nisel Terkendala, Kades Belum Teken Dokumen

NIAS SELATAN, Opsi.id  – Rencana pembangunan Gedung Koperasi Merah...

HIMAKAHA FK Unhas Dorong Mahasiswa Aktif Mengadvokasi Isu Strategis

Makassar, OPSI.ID - Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran...

Berita Terbaru

Popular Categories