Jokowi: Jangan yang di Desa Hanya Jadi Penonton, Melihat Tambang Diambil

Tanggal:

Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta melibatkan Badan Usaha Milik desa (BUM Desa) dalam menjalankan kegiatan bisnisnya.

“Saya nanti akan pesan kepada usaha-usaha swasta maupun BUMN baik pertambangan maupun perkebunan dan lain-lain yang di desa-desa, untuk mengikutkan BUM Desa dalam kegiatan-kegiatan mereka,” ujar Presiden Jokowi dalam acara “Peluncuran Sertifikat Badan Hukum BUM Desa dan Peresmian Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BUM Desa”, di Jakarta, Senin, 20 Desember 2021.

Jokowi menginginkan BUM Desa tidak hanya menjadi penonton dalam kegiatan perusahaan BUMN dan swasta.

“Jangan yang di desa hanya jadi penonton, truk lalu lalang, (membawa) hasil-hasil perkebunan yang gede-gede, rakyat hanya menonton, melihat tambang diambil ke luar dari desa, rakyat hanya melihat saja. Libatkan, nanti saya sampaikan dengan tegas melibatkan BUM Desa bersama dalam kegiatan mereka,” ujarnya.

Presiden Jokowi pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa sejak 2014, pemerintah telah berkomitmen membangun Indonesia dari pinggiran dan perbatasan, serta tidak lagi Jawa sentris, melainkan Indonesia sentris.

“Yang kita bangun bukan hanya yang gede-gede saja, yang besar-besar saja, jalan tol, pelabuhan, bandara. Tapi juga jalan-jalan di kampung, jalan di desa, embung di desa dan memperbaiki pasar-pasar rakyat yang ada di desa,” kata Presiden Jokowi. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Dilaporkan ke Polisi, Pihak JK Ngotot Ngaku Tak Bersalah

Jakarta - Pihak Jusuf Kalla bersikeras bahwa mereka tidak...

PGLII Nilai Pernyataan Jusuf Kalla Keliru, Minta Klarifikasi

Jakarta – Pengurus Pusat Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili...

Survei Poltracking: Kepuasan Pemerintahan Prabowo–Gibran Tembus 74 Persen

Jakarta – Lembaga survei Poltracking Indonesia merilis hasil survei...

Partai NasDem Desak Tempo Minta Maaf dalam 1×24 Jam

Jakarta - Ratusan kader dan simpatisan Partai NasDem dari...