Kapolda Sumut Bantah Kapolrestabes Medan Terima Suap dari Bandar Narkoba

Jakarta – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Inspektur Jenderal Polisi RZ Panca Putra Simanjuntak bilang, Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi Riko Sunarko tidak terbukti menerima suap dari istri bandar narkoba.

Menurut Panca, hal itu disimpulkan melalui hasil pendalaman oleh tim gabungan dari Divisi Propam Polda Sumut dan Mabes Polri.

“Tim gabungan sudah memeriksa 12 orang saksi. Salah satunya pengacara Ricardo Siahaan,” kata Panca berdasarkan keterangan tertulis yang diterima wartawan di Jakarta, Minggu, 23 januari 2022.

Ia menyampaikan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Riko Sunarko tidak mengetahui adanya penggelapan uang senilai Rp 600 juta oleh Ricardo Siahaan.

“Kapolrestabes juga tidak tahu adanya penggelapan uang Rp 600 juta yang dilakukan Ricardo Siahaan dan tidak tahu ada penerimaan Rp 300 juta untuk membebaskan Imayanti, istri bandar narkoba agar tidak ditahan,” ujar Panca.

Dari hasil pemeriksaan, kata Panca, tim gabungan hanya membenarkan bahwa Riko Sunarko memerintahkan Kasat Narkoba Komisaris Polisi Oloan Siahaan untuk membeli sepeda motor seharga Rp 13 juta sebagai hadiah kepada anggota Koramil yang berhasil mengungkap kasus ganja.

Namun, Riko Sunarko hanya membayar Rp 7 juta, sedangkan sisanya Rp 6 juta dibayar oleh Kompol Oloan Siahaan.

“Hal ini mestinya tidak boleh terjadi karena sebagai atasan dia tidak boleh membebankan sisa pembayaran tersebut kepada bawahannya. Hal ini sesuai Pasal 7 ayat (2) poin (a) Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri,” kata Panca.

Berdasarkan fakta tersebut, Panca akhirnya menarik Riko Sunarko ke Polda Sumut karena diduga menyalahgunakan wewenang sebagai atasan di bidang pengawasan.

“Jadi, Kapolrestabes kita tarik ke Polda dalam rangka pemeriksaan, bukan karena yang bersangkutan menerima suap atau memerintahkan penggunaan sisa uang Rp 160 juta. Namun, ini terkait pemeriksaan perannya sebagai atasan yang tidak menjalankan peran dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, Riko Sunarko dikabarkan menikmati uang suap dari istri bandar narkoba. Hal itu diungkapkan salah seorang anggota polisi Ricaldo Siahaan dalam sidang kasus kepemilikan narkoba di Pengadilan Negeri Medan.

Dalam sidang terungkap sejumlah pejabat kepolisian di Polrestabes Medan menerima uang suap sebesar Rp 300 juta dari istri seorang bandar narkoba. Uang itu diduga dibagi-bagikan ke beberapa pihak, seperti Rp 150 juta untuk Kasat Narkoba Polrestabes Medan dan Rp 40 juta untuk Kanit Narkoba Polrestabes Medan.

Bahkan, nama Riko disebut pula memerintahkan penggunaan sisa uang suap Rp 75 juta untuk membeli hadiah berupa motor yang akan diberikan kepada seorang Babinsa TNI. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Mario G Klau dan Juan Reza Rilis Lagu Kolaborasi Baby Pelan Pelan

Jakarta - Kolaborasi antara Mario G Klau dan Juan...

Grup Band California, Queens of the Stone Age Rilis Single Easy Street

Jakarta - Kembalinya Queens of the Stone Age lewat...

Bupati Tolikara Ajak Masyarakat Sukseskan Festival Etnik Religi Tolikara 2026

TOLIKARA, Opsi.id  – Bupati Tolikara Willem Wandik bersama Wakil...

Ekonom Soroti Pertumbuhan Ekonomi 5,29%: Kemiskinan Turun, Ketimpangan Justru Naik

Jakarta - Pengamat ekonomi dari Universitas Andalas, Syafruddin Karimi...

Norwegia Desak Gianni Infantino Mundur, Meksiko dan Argentina Justru Beri Dukungan

JAKARTA, Opsi.id  – Krisis kepemimpinan di tubuh FIFA semakin...

BGN Perketat Pengawasan MBG, Dapur Tak Higienis Akan Ditutup Permanen

JAKARTA, Opsi.id  – Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan...

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29 Persen, Berkualitas bagi Siapa?

*Opini: Achmad Nur Hidayat, UPN Veteran Jakarta. Jakarta - Jika...

HP Mahal Tetap Diburu di Tengah Ekonomi Lesu, Ini Penyebabnya

JAKARTA, Opsi.id  – Di tengah perlambatan ekonomi global, tingginya...

Berita Terbaru

Popular Categories