Rizieq Shihab Dipenjara FPI Bubar, Henry Yoso: Alhamdulillah Target Saya Tercapai

Tanggal:

Jakarta – Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Henry Yosodiningrat menyebut bahwa targetnya mengirim Habib Rizieq Shihab (HRS) ke dalam penjara akhirnya tercapai.

Mengetahui kepulangan Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Indonesia pada Selasa, 10 November 2020 lalu, Henry mengaku langsung meminta kepolisian segera memproses kasus pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

Hal itu diungkapkan Henry Yosodiningrat saat berbincang-bincang dengan Rudi Kamri di saluran YouTube Kanal Anak Bangsa, Kamis, 6 Januari 2022.

"Sehari sejak dia (HRS, red) pulang, saya langsung mendesak Polda supaya kasusnya ditindaklanjuti. Dan target saya waktu itu alhamdulillah tercapai semua. Dia tidak jadi Tabligh Akbar, tak jadi safari dan sebagainya," kata Henry seperti dikutip opsi.id/, Jumat, 7 Januari 2022.

Tak hanya itu, targetnya untuk membubarkan FPI ternyata berhasil. Sebab, tidak lama setelah RHS ditahan, ormas tersebut langsung dibubarkan oleh pemerintah.

Di mana pembubaran dan penghentian kegiatan ormas itu dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

Kemudian, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafly Amar.

Surat Keputusan Bersama Nomor 220/4780 Tahun 2020, Nomor M.HH/14.HH05.05 Tahun 2020, Nomor 690 Tahun 2020, Nomor 264 Tahun 2020, Nomor KB/3/XII Tahun 2020, dan Nomor 320 Tahun 2020 tentang Larangan Kegiatan Penggunaan Simbol dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan FPI.

“Bahkan target saya paling ujung itu adalah bubarkan FPI. Kalau tidak atas kehendak Allah, enggak mungkin bubar FPI. Bubarnya FPI bukan karena penguasa, tetapi karena Allah,” ucap Henri Yosodiningrat.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Kartini dan Amanah Peradaban: Memuliakan Ilmu, Menguatkan Bangsa

Oleh*: Anis Byarwati (Anggota DPR RI – Fraksi PKS) Nama...

Glow Up Tak Cukup Cantik: Mengapa Perempuan Perlu Cerdas di Era Digital

Oleh*: Jessica Esther Warouw (Sekretaris Umum Pengurus Pusat Gerakan...

DPRD Kota Cirebon Perjuangkan Nasib PPPK Paruh Waktu, Pastikan Tidak Ada yang Dirumahkan

Cirebon – DPRD Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk mengawal...

Rayakan HUT ke-8, LRT Jakarta Hadirkan Re:Art, Stasiun Disulap Jadi Ruang Seni Interaktif

Jakarta – PT LRT Jakarta menghadirkan program kreatif Re:Art...