JAKARTA, Opsi.id – Mantan kapten Timnas Inggris, Wayne Rooney, kembali memicu perdebatan di kalangan pecinta sepak bola.
Dia menyebut Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan sebagai edisi terburuk yang pernah ia ikuti.
Komentar Rooney kembali menjadi sorotan di tengah bergulirnya Piala Dunia 2026.
Terlebih setelah Afrika Selatan sukses mencuri perhatian dengan lolos ke babak 32 besar, sebelum akhirnya tersingkir secara dramatis usai kalah 0-1 dari Kanada melalui gol pada masa injury time.
Rooney menilai atmosfer Piala Dunia 2010 terasa kurang berkesan.
Baca juga: Kane Pimpin Inggris Hadapi Ghana, Tiket 32 Besar Jadi Taruhan
Ia mengkritik jauhnya jarak perjalanan antarkota, banyaknya pertandingan dengan skor rendah, hingga suara vuvuzela yang menurutnya mengganggu jalannya pertandingan.
Turnamen tersebut juga menjadi salah satu penampilan terburuk Inggris di era modern.
The Three Lions hanya bermain imbang 1-1 melawan Amerika Serikat, ditahan tanpa gol oleh Aljazair.
Serta bermain 0-0 melawan Slovenia sebelum disingkirkan Jerman dengan skor telak 4-1 di babak 16 besar.
Rooney sendiri gagal mencetak satu gol pun sepanjang turnamen. Sehingga banyak penggemar menilai kritiknya terhadap Piala Dunia 2010 tidak lepas dari kekecewaan atas performa pribadinya.
Di media sosial, sejumlah suporter menyebut penyebab utama buruknya pengalaman Rooney adalah penampilan Timnas Inggris, bukan kualitas penyelenggaraan turnamen.
Namun, sebagian penggemar justru sependapat dengan beberapa kritik Rooney.
Mereka mengakui suara vuvuzela yang terus-menerus terdengar di stadion membuat suasana pertandingan berbeda dari edisi-edisi sebelumnya.
Bola resmi Jabulani juga menjadi sorotan karena lintasannya dinilai sulit diprediksi sehingga dikeluhkan banyak pemain dan kiper.
Meski demikian, banyak pencinta sepak bola tetap mengenang Piala Dunia 2010 sebagai turnamen bersejarah.
Afrika Selatan menjadi negara Afrika pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia.
Baca juga: Wanita Lamar Kekasih di Tribun Usai Belanda Menang, Momen Romantis Jadi Sorotan Piala Dunia
Sementara Spanyol mencatat sejarah dengan meraih gelar juara dunia pertama melalui gaya permainan tiki-taka yang menjadi ikon sepak bola modern.
Pernyataan Rooney kembali menghidupkan perdebatan mengenai edisi Piala Dunia terbaik dan terburuk sepanjang sejarah.
Di satu sisi, ada yang menilai Piala Dunia 2010 memang memiliki sejumlah kekurangan.
Tetapi di sisi lain banyak yang menganggap turnamen tersebut tetap menghadirkan momen-momen ikonik yang sulit dilupakan. [sumber: X]


