Jakarta – Penyanyi Andien merayakan 26 tahun perjalanan kariernya dengan merilis album studio kesembilan bertajuk Sehidup Semusik. Album ini berisi 13 lagu baru yang menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus eksplorasi musikal, menjadi rangkuman perjalanan panjangnya di industri musik Indonesia.
Menurut Andien, judul album ini memiliki makna khusus. Kata-kata “Sehidup Semusik” itu, kata dia, menggambarkan bahwa musik berperan penting dalam kehidupan.
“Yakni kalimat, nada, irama, dinamika, dan cara penyampaian yang sama, berkomunikasi dengan bahasa yang serupa,” tutur Andien.
Inspirasi album ini datang dari tradisi mixtape, sebuah cara populer di era kaset dan CD untuk menyampaikan isi hati kepada orang spesial. Andien mengenang masa SMA ketika mixtape menjadi medium untuk mengungkapkan perasaan.
“Bisa dibilang ini album yang paling suka-suka gue, karena apa yang aku suka dituangkan ke dalamnya. Itu juga kenapa setiap lagu punya nuansa berbeda-beda tapi semuanya bisa mewakilkan perasaanku. Makanya produsernya juga beda-beda,” ujarnya.
Album “Sehidup Semusik” melibatkan sederet nama besar yang pernah berkolaborasi dengan Andien, sekaligus menghadirkan wajah baru. Laleilmanino menghadirkan single “Naksir”, Nikita Dompas menggarap “Merona Rasa”, dan Ali Akbar Sugiri menulis “Jika Nanti Kita Lupa”.
Lafa Pratomo membidani “Manusia Favorit”, sementara Swugafunk menyumbang “Jatuh Pelan”. Abenk Alter bersama Adrianto Ario Seto menulis “Nostalgia”, Mohammed Kamga bersama Kevin Queency dan Iqbal Siregar menghidupkan “Sentil Kalau Nakal”, dan Dipha Barus membawa Andien kembali ke lantai dansa lewat lagu utama “Sehidup Semusik”.
Kolaborator baru juga memberi warna segar. Kenny Gabriel menghadirkan nuansa synth pop di “Cosmic Romantic”, tim S/EEK memoles “Ujung-ujungnya Kamu” karya Clara Riva, sementara Kareem Soenharjo menebar produksi elektronik di “Mata Ketiga”, “Intro”, dan “Nonchalant”.
Dua lagu terakhir terasa spesial karena menampilkan suara kedua putra Andien, Kawa dan Tabi, serta sang suami Irfan Wahyudi.
Album ini digarap selama dua tahun dengan keterlibatan terbesar Andien dibanding album sebelumnya. Di sela kesibukan sebagai ibu, istri, pengusaha, juri kompetisi nyanyi, dan berbagai aktivitas lain, ia tetap mampu menghadirkan karya penuh eksplorasi.
“Di 26 tahun bermusik ini sudah banyak banget fase yang aku lalui, dan aku merasa menjadi ibu dari dua anak serta masih berkarya dan eksplor adalah sesuatu yang perlu dirangkul,” kata Andien.
Bagi Andien, “Sehidup Semusik” adalah mixtape personal yang ia persembahkan untuk pendengarnya. Album ini sudah tersedia di seluruh platform digital streaming mulai 26 Juni 2026. []

