“Kita tidak diperintahkan menyembelih anak-anak kita sebagaimana Nabi Ibrahim AS, akan tetapi kita diperintahkan menyembelih ego kita demi menaati perintah Allah Swt.,” ujar Fakhruddin dalam khotbahnya.
Menurutnya, Iduladha bukan hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga nilai kemanusiaan dan persaudaraan.
Baca juga: Gema Takbir Iduladha di Polda Sulbar, Refleksi Semangat Berkorban dalam Ketaatan
Ia mengajak umat Islam, khususnya diaspora Indonesia di luar negeri, untuk terus menjaga identitas keislaman, mempererat persatuan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.
Usai salat, Prabowo tampak menyapa satu per satu warga Indonesia yang hadir.
Presiden menyalami para jemaah, berbincang santai, hingga mengikuti ramah tamah dan makan bersama dalam suasana akrab.
Bagi diaspora Indonesia di Paris, momen tersebut menjadi pengalaman berkesan karena dapat merayakan Hari Raya Iduladha bersama Presiden RI di perantauan. []


