Sepanjang 2021 Terjadi 92 Kasus Kekerasan yang Dilakukan KKB di Papua

Papua – Sepanjang tahun 2021, telah terjadi sebanyak 92 kasus kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kasus-kasus ini terjadi di daerah Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Nduga.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, dalam konferensi pers Refleksi Akhir Tahun 2021 Polda Papua.

“Kasus menonjol yang dilakukan KKB selama tahun 2021 terjadi sebanyak 92 kasus. Aksi itu terjadi di Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, dan Kabupaten Nduga,” ujar Mathius, Kamis 23 Desember 2021.

Dari 92 kasus, korban yang gugur di sisi TNI berjumlah 11 orang, dan 19 orang luka-luka. Kemudian, disisi Polri terdapat 4 orang yang gugur dan 3 orang luka-luka.

Untuk masyarakat sipil, korban meninggal sebanyak 19 orang dan 11 luka-luka.

Sedangkan disisi KBB, korban sebanyak 12 orang. Namun, 27 orang menyatakan diri kembali ke pangkuan NKRI.

“Namun di sisi lain ada KKB yang menyatakan diri kembali ke pangkuan NKRI sebanyak 27 orang di wilayah Hukum Polres Kepulauan Yapen,” tutur Mathius.

Sepanjang tahun 2021, Polda juga telah melakukan operasi sebanyak 13 kali.

“Polda Papua telah melaksanakan 13 Operasi Kepolisian terpusat maupun kewilayahan diantaranya Operasi Amole I dan II 2021, Operasi Bina Kusuma 2021, Operasi Keselamatan Matoa, Operasi Nemangkawi, Operasi Deraku Cartenz, Operasi Patuh Cartenz, Operasi Hawa Cartenz, Operasi Aman Nusa I dan II, Operasi Ketupat, Operasi Zebra Cartenz dan Operasi Lilin Cartenz 2021,” papar dia.

Mathius melanjutkan, Polda akan terus meningkat sinergitas dan keterpaduan di ruang lingkup Polda Papua, untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Untuk mewujudkan keamanan, Polda Papua juga terus meningkatkan sinergitas dan keterpaduan dengan stakeholders dan para tokoh, guna menciptakan sitkamtibmas (situasi keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif di wilayah hukum Polda Papua. Sehingga proses pembangunan bisa berlangsung dengan optimal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga Papua,” pungkas dia. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Setelah Polri Geledah Rumahnya

Jakarta, Opsi.id  – Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin resmi menerima...

Spanyol Lolos Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026, Singkirkan Belgia 2-1

Los Angeles, Opsi.id– Spanyol memastikan satu tempat di semifinal...

Eks Gitaris ERK, Reza Ryan Perkenalkan Kantusfirmus Lewat Lagu Bintang Magnolia

Jakarta - Setelah lama dikenal sebagai gitaris Efek Rumah...

Penyanyi Solo, Audi Kirana Rilis Album Debut Teenagerism

Jakarta - Penyanyi dan penulis lagu rock asal Jakarta,...

Project Pop Bakal Gandeng NPD hingga Inul di Konser Perayaan HUT 30 Tahun

Jakarta - Menandai tiga dekade perjalanan di belantika musik...

Aktivis Jakarta SGY Diminta Jadi Motor Perubahan Menuju Kota Global

Jakarta – Aktivis Jakarta sekaligus Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati...

‎Mahfud MD Dukung Polri vs Kejagung Saling Berlomba Bongkar Korupsi

Jakarta - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan...

Rachmat Gobel Wafat, Jokowi Melayat

Jakarta, Opsi.id -  Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Berita Terbaru

Popular Categories