Selain Iksan, Arema FC juga mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan gelandang serang asal Brasil, Valdeci Moreira.
Kontrak pemain tersebut berakhir pada 31 Mei 2026 dan tidak diperpanjang untuk musim berikutnya.
Valdeci menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan Arema FC sepanjang musim lalu. Dari 26 penampilannya di BRI Super League 2025/26, ia menyumbangkan lima gol dan dua assist.
Kemampuan mengatur ritme permainan serta kreativitasnya dalam membangun serangan membuat Valdeci menjadi salah satu sosok berpengaruh di lini tengah Singo Edan.
“Kami mendoakan agar Valdeci Moreira senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga pengalaman bersama Arema FC menjadi bagian berharga dalam kariernya, dan kami berharap ia dapat meraih prestasi terbaik bersama klub barunya di masa mendatang,” kata Yusrinal.
Sementara itu, nama ketiga yang dipastikan hengkang adalah penyerang muda Agusti Ardiansyah. Pemain berusia 18 tahun asal Tanjung Morawa, Sumatera Utara, tersebut hanya menjalani satu musim bersama Arema FC.
Sepanjang musim lalu, Agusti lebih banyak membela tim U-20 yang berlaga di Elite Pro Academy (EPA) Super League. Ia mencatatkan 13 penampilan dan menyumbang dua gol bersama tim junior.
Meski belum menjalani debut di tim senior, Agusti sempat tiga kali masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) Arema FC di kompetisi musim lalu.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses perkembangan kariernya sebagai pemain muda.
Manajemen Arema FC pun meyakini Agusti masih memiliki peluang besar untuk berkembang di masa depan.
“Kami berharap ia dapat memperoleh lebih banyak kesempatan bermain dan terus berkembang di klub barunya nanti. Semoga pengalaman yang didapat selama berada di Arema FC menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas dan kematangannya sebagai pemain profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya ke depan,” tutup Yusrinal. []

