SOL Lirik UMKM Ternak Lebah di Taput

Tanggal:

Tarutung – Sarulla Operation Limited konsorsium Medco, Itochu, Kyushu, Inpex, dan Ormat perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Tapanuli Utara melirik pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) ternak lebah di Kecamatan Pahae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Perusahaan itu merealisasi program Corporate Social Responsibility atau CSR yang berkelanjutan selaras dengan pilar agricultural dan mata pencaharian kepada pelaku usaha ternak lebah disekitaran hutan operasional Sarulla Operation Limited.

“Sarulla Operations Limited merangkul masyarakat yang berada paling dekat dengan area operasional pembangkit untuk menjaga kelestarian hutan melalui pelaksanaan kegiatan–kegiatan penanaman hutan (reboisasi) dengan komoditi yang hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat seperti pemberian bibit tanaman keras (buah-buahan) dan pengembangan lebah madu hutan,” terang Industan Sitompul selaku External Relations Advisor SOL pada Senin, 27 Desember 2021.

Industan mengatakan pada program pengembangan lebah madu itu, SOL melakukan pendampingan kepada 11 orang warga desa yang sudah berpengalaman dalam kegiatan pengambilan madu liar dari hutan secara konvensional dan memiliki keseriusan untuk melaksanakan pengembangan lebah madu di bawah pendampingan SOL.

“Tentu pendampingan dan pembinaan dalam pengembangan lebah madu yang dilakukan melalui tahapan dan proses yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh praktisi lebah madu yang sudah berpengalaman,” katanya.

Industan mengtakan kali ini SOL menggandeng pelaku UMKM ternak lebah madu marga Simorangkir dari Desa Hutanamora, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara.

Sebagai bentuk komitmen serius perusahaan, kata Industan Sitompul, manajemen SOL telah menyerahkan perangkat bantuan kepada 11 pelaku usaha berupa topi pelindung, baju anti sengat, sepatu safety dan kotak berisi ratu lebah.

Kemudian kotak lebah kosong sebanyak 44 (empat puluh empat) unit yang dilengkapi dengan total 352 (tiga ratus lima puluh dua) frame.

“Bantuan ini diberikan berdasarkan tahapan dan proses yang sudah dilaksanakan oleh setiap anggota dampingan, seperti penilaian/assessment, penetapan komitmen, persiapan lahan/ lokasi, serta pelatihan tentang pengembangan lebah madu dari 3 desa paling dekat dengan lokasi operasional SOL yaitu Desa Simataniari, Lumban Jaean, dan Sibaganding di Kecamatan Pahae Julu,” terang Industan.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bagikan berita:

spot_imgspot_img

Populer

Baca Berita Lain
Terkait

Kartini dan Amanah Peradaban: Memuliakan Ilmu, Menguatkan Bangsa

Oleh*: Anis Byarwati (Anggota DPR RI – Fraksi PKS) Nama...

Glow Up Tak Cukup Cantik: Mengapa Perempuan Perlu Cerdas di Era Digital

Oleh*: Jessica Esther Warouw (Sekretaris Umum Pengurus Pusat Gerakan...

DPRD Kota Cirebon Perjuangkan Nasib PPPK Paruh Waktu, Pastikan Tidak Ada yang Dirumahkan

Cirebon – DPRD Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk mengawal...

Rayakan HUT ke-8, LRT Jakarta Hadirkan Re:Art, Stasiun Disulap Jadi Ruang Seni Interaktif

Jakarta – PT LRT Jakarta menghadirkan program kreatif Re:Art...