Stok Makanan Menipis, Pengungsi Gempa Manggarai Timur Butuh Bantuan

Manggarai, OPSI.ID – Warga terdampak gempa bumi yang mengungsi di Posko Binaan Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Selama lima hari berada di pengungsian, pasokan makanan dan air minum yang tersedia semakin menipis.

Salah seorang pengungsi, Zaitun (36), mengatakan kondisi warga saat ini cukup memprihatinkan. Mereka bahkan mulai kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok.

“Kami di sini sudah tidak berdaya,” kata Zaitun.

Ia menuturkan, persediaan bahan makanan yang sebelumnya masih dapat dibeli dari kios-kios di sekitar lokasi pengungsian kini telah habis.

Warga pun harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Sebagian pengungsi masih mengandalkan beras yang berhasil ditemukan di sela-sela reruntuhan rumah akibat gempa.

Namun, stok tersebut kini semakin berkurang setelah digunakan selama beberapa hari.

Kondisi semakin sulit karena jumlah pengungsi di posko terus bertambah.

Sejumlah warga dari lokasi pengungsian lain memilih bergabung ke Posko Binaan Satar Kampas, termasuk beberapa balita.

“Per hari ini ada lagi warga dari kampung binaan yang sebelumnya mengungsi di tenda lain, sekarang gabung ke posko kami,” ujarnya.

Zaitun menjelaskan, sebelumnya warga mendapat arahan untuk mengambil bantuan di Posko Ronting yang berjarak sekitar lima kilometer dari Posko Binaan Satar Kampas.

Namun, stok bantuan di lokasi tersebut juga dinilai belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan pengungsi.

Minimnya logistik bahkan sempat menyebabkan ketegangan di antara warga. Para pengungsi terlibat keributan ketika berusaha mendapatkan bantuan yang jumlahnya terbatas.

Saat ini, jumlah warga yang bertahan di Posko Binaan Satar Kampas telah mencapai lebih dari 100 orang.

Mereka tidak hanya membutuhkan makanan dan air bersih, tetapi juga perlengkapan kebutuhan sehari-hari.

Beberapa kebutuhan yang mendesak antara lain selimut, sabun cuci, sabun mandi, pasta gigi dan sikat gigi.

“Kami sangat butuh itu,” pinta Zaitun. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Manggarai, OPSI.ID - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa...

KPK Beberkan Dasar Dakwaan Yaqut: Kerugian Negara Capai Rp622 Miliar

Jakarta, OPSI.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan memiliki...

‎Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT, PAM Jaya Kirim 200 Unit Toren Air

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyalurkan bantuan...

Sembilan Warga Mimika Diduga Disandera KKB

Mimika, OPSI.ID - Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Inf Jozanda...

27 Kg Sabu Gagal Diedarkan, Polisi Bongkar Modus Sembunyikan Narkoba di Dinding Mobil

Labuhan Batu, OPSI.ID - Polisi menggagalkan upaya pengiriman narkotika...

Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Warga yang Jatuh di Perairan Selayar

Selayar, OPSI.ID - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi...

Gempa NTT Ganggu Pendidikan, 177 Ribu Murid Terdampak dan Ratusan Sekolah Rusak Berat

Jakarta — Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur...

BI: ULN Pemerintah Tetap Aman, Mayoritas Berjangka Panjang

Jakarta, OPSI.ID - Bank Indonesia (BI) memastikan posisi utang...

Berita Terbaru

Popular Categories