Selain aspek ekonomi, survei juga mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap sejumlah indikator kinerja pemerintah.
“Sebanyak 77,8 persen responden menyatakan puas terhadap upaya pemerintah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Sebaliknya, 19,4 persen mengaku tidak puas, sementara 2,8 persen tidak memberikan jawaban,”bebernya.
Pada sektor keamanan, tingkat kepuasan masyarakat tercatat paling tinggi. Sebanyak 90,9 persen responden menilai pemerintah berhasil menjaga keamanan nasional. Adapun 7,3 persen menyatakan tidak puas dan 1,8 persen lainnya memilih tidak menjawab.
Sementara dalam aspek menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, sebanyak 89,4 persen responden mengaku puas terhadap kinerja pemerintah.
Di sisi lain, 8,3 persen menyatakan tidak puas, sedangkan 2,3 persen tidak memberikan tanggapan.
Survei tersebut juga mengevaluasi tingkat kepuasan publik terhadap berbagai lembaga negara dan institusi demokrasi.
Hasilnya menunjukkan 78,1 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden sebagai lembaga kepresidenan.
Sementara itu, tingkat kepuasan terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) mencapai 77,6 persen.
Untuk institusi penegak hukum, Polri memperoleh tingkat kepuasan sebesar 73,1 persen, disusul Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar 72,9 persen, dan Kejaksaan Agung sebesar 68,2 persen.


