Tak Bisa Berantas Mafia Tanah, Ketum Pernusa: Menteri Sekarang Kader Jusuf Kalla

Jakarta – Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro menduga bahwa Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan A Djalil adalah titipan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Norman menyebut, Sofyan Djalil tidak pantas untuk dipertahankan di Kabinet Indonesia Maju.  Sebab, pandangannya, kedekatan Menteri ATR dengan Jusuf Kalla, dianggap menjadi salah satu penghambat pemberantasan mafia tanah di Indonesia.

"Maaf ya, menteri yang sekarang itu kadernya Jusuf Kalla! Saya tahu persis. Nah, kalau orangnya Jusuf Kalla, siapa dibelakangnya? Ada Cendana dan segala macamnya. Ini yang jadi masalah. Pasti Jusuf Kalla punya kepentingan dong dengan kroni-kroninya," kata Norman kepada opsi.id/, Selasa, 30 November 2021.

Badan Pertanahan Negara (BPN), lanjut dia, sesungguhnya mengetahui adanya oknum-oknum yang bekerja sama dengan mafia tanah.

“Sebenarnya BPN sudah tahu. Tapi kenapa BPN malah mengeluh? BPN yang mengeluarkan sertifikat, kok dia mengeluh ada mafia tanah. Lucu kan!” ujarnya.

Selain itu, dia menyebut BPN tidak transparan dalam menerbitkan sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) maupun Hak Guna Bangunan (HGB).

“BPN tidak transparan. Ini terjadi di daerah-daerah perkebunan, daerah pertanian. Belum lagi yang ada di kota. Karena tidak transparan, ada tanah rakyat yang tidak dibayar,” ucap Norman Hadinegoro.

Kemudian, lanjutnya, jika Menteri Sofyan Djalil memiliki keberpihakan terhadap kepada masyarakat, persoalan mafia tanah itu dapat diselesaikan.

Penelusuran opsi.id/, Sofyan Djalil mulai dikenal publik setelah dekat dengan Jusuf Kalla di Lembang 9. Lembang 9 adalah tim sukses Jusuf Kalla ketika mengikuti konvensi Capres Partai Golkar pada 2004 yang berkantor di Jalam Lembang No.9, Menteng, Jakarta Pusat.

Setelah SBY melamar JK menjadi pasangannya dalam pemilihan presiden, Sofyan ikut bergabung sebagai relawan keduanya dalam kampanye Pemilu Presiden. 

Sofyan juga menjadi salah satu anggota tim penyelesaian konflik Aceh pada perundingan di Helsinki yang berada di bawah koordinasi JK.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

The Latifa Rilis Lagu Perpisahan Bertajuk Kini Harus Selesai

Jakarta – Setiap perjalanan memiliki akhirnya, dan terkadang akhir...

Band Alternatif, WUSS Lepas Album SUZAN

Jakarta – Band alternatif Indonesia, WUSS, menandai perjalanan baru...

Prabowo Ungkap Cerita Tak Pernah Menang Lawan Luhut, Begitu Pensiun Malah Dihabisi di Lapangan Tenis

JAKARTA, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto membagikan cerita menarik...

Prabowo Puji AHY dalam Menyampaikan Gagasan: Sistematis, Lengkap dan Tegas

JAKARTA, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto memuji kemampuan Ketua Umum...

Gunung Anak Krakatau hingga Merapi Berstatus Siaga, Ini Imbauan BNPB

Jakarta, OPSI.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan...

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Tim 9 Kejagung, Dicecar 22 Pertanyaan

Jakarta, OPSI.ID - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Dari Kampus untuk Polri, Polda Sulsel Resmikan Pusat Studi Kepolisian

Makassar, OPSI.ID - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi melaunching...

59 Orang Tewas, Ribuan Mengungsi, Begini Langkah BNPB Pulihkan Jayawijaya

JAKARTA, Opsi.id  – Konflik sosial yang terjadi di Kabupaten...

Berita Terbaru

Popular Categories