YLBHI Sebut Pengepungan Desa Wadas Tanggung Jawab Jokowi dan Ganjar Pranowo

Jakarta – Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Muhammad Isnur menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas peristiwa pengepungan di Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa, 8 Februari 2022.

Isnur bilang, proyek pembangunan Bendungan Bener di Purworejo, merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) pemerintah pusat.

“Yang akan menambang Andesite di #WadasMelawan itu PSN. Pertanggungjawaban-nya bukan cuma di @ganjarpranowo, tapi @jokowi juga. 2 nya perlu dimintai pertanggungjawaban,” kicau @madisnur dikutip Opsi di Jakarta, Rabu, 9 Februari 2022.

Baca juga: Mahfud Md Merasa Tindakan Polisi di Desa Wadas Sudah Sesuai Prosedur

Menurut Isnur, hingga kini Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga masih membisu terkait pengerahan ribuan aparat kepolisian di Desa Wadas.

Dia curiga eksekusi kemarin di Wadas merupakan perintah Pemerintah Pusat. Isnur juga curiga pengerahan ribuan polisi justru bukan hanya direstui, malah diinstruksikan oleh pihak Istana.

“Pengerahan ribuan aparat Polisi, apalagi Kapolri @ListyoSigitP masih diam juga jelas ini rangkaian yang harus dibaca. Jangan-jangan eksekusi adalah perintah Istana Merdeka, @jokowi dan kabinetnya masih diam pula jaminan Konstitusi & Pancasila terhadap Warga #WadasMelawan diinjak-injak,” kata Isnur.

Isnur melanjutkan, kalau Presiden Jokowi masih menaati konstitusi dan setia pada sumpahnya saat dilantik di Gedung DPR/MPR, sebaiknya RI-1 dukung hentikan represifitas aparat di Desa Wadas.

Baca juga: Kapolda Jateng Bakal Bebaskan 64 Warga Desa Wadas

Kemudian, semestinya pemerintah pusat mengintervensi pelepasan puluhan warga Desa Wadas yang ditahan di Polres Purworejo.

“1. Hentikan semua operasi represif di Wadas. 2. Lepaskan semua yang ditangkap dan ditahan, hentikan upaya kriminalisasi. 3. Copot Kapolda Jawa Tengah 4. Hentikan proses-proses penambangan quarry di Wadas,” kata Isnur.

Warga Wadas saat ini tengah melakukan penolakan terhadap penambangan batu andesit untuk proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Bener sejak 2016. Penolakan tersebut kerap mendapat tekanan dari aparat kepolisian.

Terpisah, Kapolda Jateng Irjen Polisi Achmad Luthfi berjanji akan membebaskan 64 warga yang diamankan saat berlangsung pengukuran lahan di lokasi calon Bendungan Bener di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa, 8 Februari 2022.

Lebih lanjut ia menuturkan, hari ini 64 orang yang diamankan polisi akan dikembalikan, karena sudah diamankan 1×24 jam terhitung dari kemarin sampai Rabu, 9 Februari 2022.

Menurutnya, Polri dalam hal ini hanya memfasilitasi dan mengamankan kegiatan. Dia memastikan tidak ada sedikitpun kegiatan yang dilakukan oleh Polri sampai mencederai masyarakat.

Luthfi lantas membantah telah melakukan penangkapan sewenang-wenang lalu menahan puluhan warga Desa Wadas.

“Kami bukan menahan tapi mengamankan,” katanya di Polres Purworejo, dikutip Opsi, Rabu, 9 Februari 2022. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Anggota DPRD Erwin Siahaan Sosialisasi Perda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal

Pematangsiantar - Anggota DPRD Pematangsiantar Erwin Freddy Siahaan, MBA...

Dukung Langkah Polri, H3 Desak Jaringan Narkoba di Sumut Ditumpas

Medan, OPSI.ID - Komunitas Horas Halak Hita (H3) menyatakan...

Pendidikan 2 Tahun Prabowo-Gibran Versi Akademisi ITB Nobel

Makassar, OPSI.ID - Dua tahun berjalannya pemerintahan Presiden Prabowo...

Maia Estianty Sebut Sistem Royalti di Masa Lalu Lebih Menyejahterakan Musisi

Jakarta - Dinamika industri musik Indonesia senantiasa menghadirkan perdebatan...

JUNE Active Studio Bersama JUNI Goods Luncurkan Recreational Athletes Club

Jakarta - Perkembangan kultur olahraga rekreasional di Indonesia kembali...

DLK dan Inhype Pictures Rilis Film Drama Remaja, Yang Disebut Nakal

Jakarta - Industri perfilman tanah air bersiap kedatangan sebuah...

Sembilan Hakim MK Kembali Diadukan ke MKMK soal Putusan Sengketa Ijazah Gibran

JAKARTA, Opsi.ID – Sembilan hakim konstitusi kembali diadukan ke...

Prabowo Akui Ikuti Garis Politik Jokowi, Tegaskan Indonesia Tak Mau Ikut Blok Militer

JAKARTA, Opsi.ID – Presiden Prabowo Subianto mengakui mengikuti garis politik...

Berita Terbaru

Popular Categories