Jakarta, Opsi.id – Kawasan Timur Tengah terus menjadi rumah bagi sejumlah miliarder dengan kekayaan fantastis.
Mereka berkecimpung di berbagai sektor, mulai dari pelayaran, investasi, properti, energi, hingga teknologi.
Di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang masih bergejolak, para konglomerat ini tetap mempertahankan posisinya sebagai tokoh berpengaruh di dunia bisnis.
Berdasarkan data terbaru dari Forbes, Idan Ofer menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di Timur Tengah dengan estimasi kekayaan mencapai Rp617,2 triliun.
Pengusaha asal Israel tersebut dikenal melalui bisnis pelayaran, energi, dan investasi global yang telah berkembang selama puluhan tahun.
Posisi kedua ditempati oleh Eyal Ofer dengan total kekayaan sekitar Rp599,2 triliun.
Sama seperti saudaranya, Eyal memiliki portofolio besar di sektor pelayaran internasional, properti, dan investasi.
Di peringkat ketiga terdapat Pangeran Alwaleed bin Talal Al Saud dari Arab Saudi dengan kekayaan sekitar Rp354,8 triliun.
Namanya dikenal luas sebagai investor global yang memiliki saham di berbagai perusahaan multinasional.
Sementara itu, pengusaha asal Uni Emirat Arab Hussain Sajwani berada di posisi keempat dengan kekayaan mencapai Rp272,8 triliun.
Pendiri DAMAC Properties tersebut menjadi salah satu tokoh penting dalam industri properti Timur Tengah.
Baca juga: Bukan Barcelona atau Man City, Ini Klub Sepak Bola Terkaya di Dunia Tahun 2026
Posisi kelima ditempati Sulaiman Al Habib dengan total kekayaan sekitar Rp181,9 triliun, yang sebagian besar berasal dari sektor layanan kesehatan dan rumah sakit swasta.
Adapun lima posisi berikutnya diisi oleh Michael Federmann & Family (Rp180,1 triliun), Nassef Sawiris (Rp171 triliun), Yuri Milner (Rp155 triliun), Yitzhak Tshuva (Rp147 triliun), dan Teddy Sagi (Rp126 triliun).
Para miliarder tersebut berasal dari berbagai negara di Timur Tengah, termasuk Israel, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir.


