6 Perempuan di Puncak Lembaga Strategis Indonesia, Destry Damayanti Jadi yang Terbaru

JAKARTA, Opsi.id — Peta kepemimpinan lembaga-lembaga strategis Indonesia semakin memperlihatkan wajah perempuan.

Sejumlah posisi penting yang memiliki pengaruh besar terhadap ekonomi, keuangan, pemerintahan hingga politik kini diisi perempuan.

Terbaru, Destry Damayanti resmi mencatat sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin Bank Indonesia (BI).

Destry dilantik sebagai Gubernur BI periode 2026–2031 oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Pada kesempatan yang sama, Aida S. Budiman dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI.

Kehadiran Destry di pucuk pimpinan bank sentral menambah panjang daftar perempuan yang menduduki posisi strategis di Indonesia.

1. Destry Damayanti — Gubernur Bank Indonesia

Destry menjadi nama paling baru dalam daftar tersebut.

Ia sebelumnya merupakan Deputi Gubernur Senior BI. Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri, Destry sempat menjalankan tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara sebelum akhirnya ditetapkan sebagai gubernur definitif untuk periode lima tahun.

Posisi ini membuat Destry menjadi perempuan pertama dalam sejarah yang memimpin Bank Indonesia.

Tantangan yang dihadapinya pun tidak ringan. BI harus menjaga stabilitas rupiah dan inflasi sekaligus ikut menopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Dalam konferensi pers seusai pelantikan, Destry menegaskan pentingnya mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, memperkuat sektor riil, menciptakan lapangan kerja, sekaligus menjaga sinergi dengan pemerintah.

2. Friderica Widyasari Dewi — Ketua Dewan Komisioner OJK

Di sektor jasa keuangan, ada Friderica Widyasari Dewi.

Friderica resmi menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2032.

Sebelum menduduki posisi tertinggi di OJK, ia merupakan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK.

Posisi Friderica membuat kepemimpinan perempuan semakin terlihat di sektor yang berhubungan langsung dengan stabilitas dan perlindungan konsumen industri keuangan.

3. Isma Yatun — Ketua BPK

Nama Isma Yatun juga memiliki catatan sejarah tersendiri.

Ia menjadi perempuan pertama yang menjabat Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Isma mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua BPK pada April 2022.

Saat ini Isma masih tercatat sebagai Ketua BPK. Sebelum menjadi ketua, ia juga merupakan perempuan pertama yang menjadi anggota BPK.

Dengan posisi tersebut, Isma berada di salah satu lembaga negara yang memiliki fungsi penting dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara.

4. Sarah Sadida — Kepala LKPP

Nama berikutnya adalah Sarah Sadida, yang ditempatkan dalam infografik sebagai perempuan yang memimpin Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

LKPP memiliki posisi penting dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Karena itu, kepemimpinan perempuan di lembaga tersebut menjadi bagian dari semakin beragamnya figur perempuan di lembaga strategis negara.

5. Puan Maharani — Ketua DPR RI

Di dunia politik, Puan Maharani menjadi salah satu figur perempuan paling menonjol.

Puan tercatat menjabat Ketua DPR RI pada periode 2019–2024.

Sebelumnya, ia sudah menjadi anggota DPR sejak 2009 dan pernah menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada 2014–2019.

Jabatan Ketua DPR membuat Puan menjadi salah satu perempuan dengan posisi politik paling berpengaruh di Indonesia.

6. Amalia Adininggar Widyasanti — Kepala BPS

Sektor statistik nasional juga berada di bawah kepemimpinan perempuan.

Amalia Adininggar Widyasanti dilantik sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) pada Februari 2025.

Ia menjadi Kepala BPS ke-11 setelah sebelumnya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas kepala BPS sejak 2023.

Posisi Amalia strategis karena BPS menjadi salah satu institusi utama penyedia data statistik yang digunakan pemerintah untuk menyusun kebijakan.

Bukan Sekadar Soal Gender

Munculnya enam nama perempuan di berbagai lembaga strategis tersebut memperlihatkan perubahan penting dalam struktur kepemimpinan nasional.

Menariknya, keenamnya berada di sektor yang berbeda. Destry dan Friderica bergerak di jantung sistem moneter dan keuangan. Isma berada di lembaga pemeriksa keuangan negara.

Sarah berkaitan dengan tata kelola pengadaan pemerintah. Puan berada di pusat kekuasaan legislatif, sedangkan Amalia memimpin lembaga penyedia data statistik nasional.

Dengan demikian, fenomena ini bukan sekadar soal berapa banyak perempuan yang duduk di posisi puncak.

Lebih jauh, ini menunjukkan semakin besarnya peran perempuan dalam menentukan arah kebijakan, pengawasan, ekonomi, politik dan tata kelola pemerintahan Indonesia. []

Baca juga: Karhutla Berdampak ke Sektor Pendidikan Hingga Kesehatan, Puan Minta Penanganan Lintas Kementerian

Baca juga: Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur BI

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Santai Sore Vol. 39 Hadirkan Maysha Jhuan hingga MIRZATAMI di Baba Ramu Gading Serpong

Jakarta - Rakit Creative kembali menghadirkan acara musik rutin...

RAMENGVRL Awali Era #BADDIEPUSAT Lewat Lagu #COWOBARU

Jakarta - RAMENGVRL kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik...

Hadirkan 120+ Penampil, The Sounds Project Vol. 9 Dipadati Ratusan Ribu Penonton

Jakarta - Pesta musik tahunan, The Sounds Project kembali...

Sienna Spiro Siap Gelar Konser My House Tour di Jakarta

Jakarta - Promotor Ismaya Live resmi mengumumkan bahwa penyanyi-penulis...

KPK Bongkar Modus Fee Proyek 10 Persen, Bupati Bolmut Jadi Tersangka

JAKARTA, Opsi.id  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan...

IPW Laporkan Dugaan Pelanggaran HAM dalam Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI Tangerang

TANGERANG, Opsi.id – Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim...

Berita Terbaru

Popular Categories