Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Dorong Peningkatan Kualitas SDM dan Ekonomi Lokal di Gresik

Gresik – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Kegiatan sosialisasi yang digelar di Universitas Muhammadiyah Gresik ini menghadirkan Anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), dan para pemangku kepentingan lainnya.

Program MBG merupakan upaya pemerintah untuk memastikan pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu menekan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

Dalam paparannya, Ahmad Labib menegaskan bahwa MBG memiliki dimensi penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat sejak dini. Asupan gizi sejak dini penting dilakukan untuk mendorong pertumbuhan optimal pada setiap anak.

“Program MBG ini memiliki dimensi kesehatan yang sangat kuat. Presiden ingin agar manusia Indonesia sejak dalam kandungan sudah mendapatkan asupan gizi yang cukup. Kemudian setelah lahir hingga masa pertumbuhan dan remaja, negara hadir memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi. Ini penting karena angka stunting dan kurang gizi di Indonesia masih cukup besar,” ujar Ahmad Labib saat melakukan pemaparan sosialisasi program MBG di Universitas Muhammadiyah Gresik pada Jumat, (3/4) siang.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti besarnya potensi ekonomi yang dihasilkan dari program ini.

“Program ini menyedot anggaran negara yang cukup besar, sehingga harus memberikan efek kesejahteraan. MBG harus mampu menciptakan lapangan kerja baru. Satu SPPG bisa menyerap sekitar 50 tenaga kerja. Jika dikalikan dengan puluhan ribu unit, maka ini menjadi peluang besar dalam penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.

Namun demikian, Ahmad Labib juga mengingatkan pentingnya pengawasan dalam implementasi program agar berjalan optimal. Ia menilai bahwa potensi penyimpangan harus diantisipasi dengan sistem dan regulasi yang kuat.

“Dalam pelaksanaan tentu ada tantangan, termasuk potensi penyimpangan. Karena itu, pengawasan dan tata kelola yang baik menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.Melalui sosialisasi ini, diharapkan pemahaman masyarakat terhadap program MBG semakin meningkat, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam mendukung keberhasilan program menuju Indonesia Emas 2045. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Anak Pejabat di Lampung Mangkir dari Panggilan Polisi, Tersangka Penganiayaan Kekasih

Lampung, OPSI.ID - Anak seorang pejabat di Lampung yang...

Hadapi Puncak Musim Kemarau, Kodam Hasanuddin Siagakan Personel Tangani Karhutla

Makassar, OPSI.ID - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi...

Pemerintah Cairkan Rp18,9 Triliun untuk 546 Daerah, Gaji PPPK Dipastikan Aman

JAKARTA, Opsi.id  – Pemerintah pusat mencairkan tambahan anggaran sebesar...

Febri Diansyah Beber 9 Dugaan Pelanggaran dalam Kasus Febrie Adriansyah

JAKARTA, Opsi.id  – Kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah,...

Polres Maros Gelar Sertijab Lima Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran

Maros, OPSI.ID - Polres Maros menggelar upacara Serah Terima Jabatan...

Jokowi Dipastikan Hadiri Acara Adat Dayak, 20 Ribu Warga Bakal Berkumpul

SOLO, Opsi.id  – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)...

Kursi Panas Rektor USI: 3 Nama Lolos, 2 Profesor Tersingkir

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id  – Universitas Simalungun (USI) resmi menetapkan tiga...

Berita Terbaru

Popular Categories