Jakarta – Dudung Abdurachman diangkat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Muhammad Qodari.
Pengangkatan itu tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 52/P Tahun 2026, tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.
Siapa Dudung?
Dudung merupakan tokoh militer yang dikenal luas setelah menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).
Ia dikenal sebagai figur tegas, vokal, dan kerap aktif menanggapi isu kebangsaan.
Profil Singkat
Nama lengkap: Dudung Abdurachman
Lahir: 19 November 1965, Bandung
Pangkat terakhir: Jenderal TNI (Purnawirawan)
Matra: Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
Lulusan: Akademi Militer tahun 1988
Karier Dudung banyak ditempa di satuan tempur dan jabatan komando strategis.
Sejumlah posisi penting yang pernah diembannya antara lain:
- Dandim Jakarta Pusat
- Danrem 074/Warastratama Surakarta
- Pangdam Kodam III/Siliwangi
- Pangdam Jaya/Jayakarta
- Pangkostrad
- KSAD periode 2021–2023
Ia termasuk figur militer yang kariernya menanjak cepat pada era modern.
Setelah pensiun dari militer, Dudung tetap berada di lingkar pemerintahan.
Sebelum diangkat menjadi KSP, ia lebih dulu menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan.
Dudung juga beberapa kali menjadi sorotan publik.
BACA: Prabowo Subianto Siap Melantik, Enam Orang Tokoh Tiba di Istana
Saat menjadi Pangdam Jaya pada 2020, ia memerintahkan pencopotan baliho Rizieq Shihab di wilayah Jakarta.
Langkah itu menuai pujian dari kelompok pro-penertiban, namun juga dikritik karena dianggap masuk ke ranah sipil.
Ketika menjabat KSAD, pernyataannya mengenai “Tuhan kita bukan orang Arab” memicu polemik nasional.
Sebagian pihak menilai konteksnya adalah kritik terhadap politisasi agama.
Sementara pihak lain menganggap pernyataan itu provokatif.
Gaya komunikasinya yang lugas soal radikalisme, keamanan nasional, dan isu kebangsaan.
Membuatnya dikenal luas, namun juga memunculkan polarisasi.
Hubungan Dudung dengan Presiden Prabowo Subianto dinilai semakin erat sejak 2024 hingga 2026.
BACA: Isu Reshuffle Menguat, Prabowo Dikabarkan Lantik Sejumlah Pejabat Negara Hari Ini di Istana
Ia dipercaya menjadi penasihat bidang pertahanan dan kerap dipanggil ke Istana untuk memberi masukan strategis.
Pada era Presiden Joko Widodo, karier militernya juga melesat.
Dari Pangdam Jaya, Pangkostrad, hingga KSAD.
Banyak pengamat melihat Dudung sebagai figur militer yang berhasil bertransformasi menjadi pejabat sipil strategis.
Harta Kekayaan
Berdasarkan laporan LHKPN terakhir per 20 Januari 2025, total kekayaan Dudung tercatat sekitar Rp13,3 miliar.
BERITA TERKINI


