Hasan Nasbi, Komunikator Politik Kini Penasihat Khusus Prabowo

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi pada Senin, 27 April 2026.

Pengangkatan Hasan Nasbi tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 53/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Penunjukan ini menegaskan posisi Hasan Nasbi sebagai salah satu figur komunikasi politik paling berpengaruh dalam pemerintahan saat ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, namanya dikenal luas sebagai konsultan politik, analis komunikasi, hingga akhirnya masuk ke lingkar inti kekuasaan Presiden Prabowo.

Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi pada 11 Oktober 1979. Ia menempuh pendidikan Ilmu Politik di Universitas Indonesia.

Latar belakang akademik tersebut kemudian menjadi fondasi kariernya di dunia riset politik dan komunikasi publik.

Sebelum aktif di pemerintahan, Hasan lebih dulu dikenal sebagai peneliti politik dan wartawan.

Namanya semakin menonjol setelah mendirikan Cyrus Network, lembaga yang bergerak di bidang survei, strategi kampanye, serta analisis opini publik.

Melalui kiprahnya itu, Hasan dipandang sebagai bagian dari generasi operator politik modern.

Ia dikenal kuat dalam membaca tren elektabilitas, membangun narasi politik, framing isu, serta strategi komunikasi di ruang publik maupun media digital.

Dalam praktik politik nasional, Hasan pernah berada dekat dengan kubu Joko Widodo saat Pilkada DKI Jakarta 2012.

Namun pada Pemilihan Presiden 2024, ia tampil sebagai salah satu juru bicara utama pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

BACA: Dudung Abdurachman, dari KSAD Menjadi KSP Prabowo

Setelah kemenangan Prabowo, Hasan mendapat kepercayaan memimpin Presidential Communication Office pada periode 2024–2025.

Seiring perubahan struktur kelembagaan, ia kembali dipercaya menempati posisi strategis sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi pada 2026.

Kepercayaan berulang dari Presiden menunjukkan Hasan memiliki posisi penting dalam arsitektur komunikasi pemerintahan.

Ia dinilai bukan tokoh partai, melainkan teknokrat komunikasi yang berperan merancang pesan, merespons isu, dan menjaga citra pemerintah di mata publik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Andien Hadirkan Album Sehidup Semusik di Tahun ke-26 Kariernya

Jakarta - Penyanyi Andien merayakan 26 tahun perjalanan kariernya...

Kunto Aji Suarakan Keberanian Lewat Single bERANI

Jakarta - Musisi Kunto Aji kembali hadir dengan karya...

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Tujuan Safari Politik Perdana Bersama PSI

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkap alasan...

BAKUMSU: Ada 20 Dugaan Pelanggaran HAM di Sumut Selama Mei 2026

Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara...

Konvensi ILO Nomor 193 Disahkan, Pekerja Platform Digital di Indonesia Dapat Perlindungan Lebih Kuat

Jakarta - Kecemasan jutaan pekerja platform digital terkait status...

Teriakan Pekerja Laundry Gagalkan Aksi Curanmor di Medan, Pelaku Sempat Jatuh Saat Kabur

Keberanian seorang pekerja laundry menggagalkan aksi pencurian sepeda...

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Babak 32 besar Piala Dunia 2026 siap dimulai....

Berita Terbaru

Popular Categories