Makassar, Opsi.id – Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Institute Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi dilantik di Hotel Maxone, Jalan Taman Makam Pahlawan, Makassar, Sabtu 2 Mei 2026 malam.
Ketua Badan Otonom (Banom) HIPMI institute, Sulsel, yang baru dilantik M. Yusuf Sirajuddin mengatakan, take line yang digaungkan di pengurusan baru ini kata dia adalah ‘skill up foundernya, skill up bisnisnya.
“Kenapa kita memilih take line ini karena program kami akan sinkron dengan take line yang kami buat dengan skill up founder. Jadi kita berfokus pada bagaimana pengusaha-pengusaha itu bertumbuh dulu secara skill,”ujar Yusuf Sirajuddin, saat diwawancarai usai pelatikan.

Karena ketika skill pengusaha bertumbuh kata dia, otomatis bisnis juga bisa ikut bertumbuh.
Sementara untuk pendidikan, Yusuf mengatakan akan dibagi dua, yakni formal dan informal. Kalau formal berkolaborasi dengan universitas-universitas.
Baca juga: Yunus Tolak Bersaksi di Pengadilan Militer, Megawati Singgung Hukum Poco-poco
“Untuk dunia pendidikan kami sudah MoU dengan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Kami buat wadah untuk mahasiswa-mahasiswa, bisa memotivasi mereka bagaimana ketika dia lulus kuliahnya bukan berpikir mendapatkan pekerjaan tapi bagaimana membuka lapangan pekerjaan,”tuturnya.
Karena pihaknya memiliki tim-tim yang luar biasa, pengrus-pengurus yang luar biasa di masing-masing bidangnya, baik itu praktisi mau pun pengusaha.
Yusuf berharap dengan hadirnya HIPMI Institute di Sulsel mampu membangun sebuah ekosistem yang bukan hanya program-program tapi punya institute HAP yang melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang dibina dengan kurikulum-kurikulum yang akan di susun setelah pelantikan.
“Sebagai langkah kongkrit kami akan melakukan Rapat Kerja, bagaimana kami mensukseskan program-program yang kami buat,”pungkasnya.
Baca juga: Qodari Tanggapi Amien Rais Soal Gosip Amoral Seskab Teddy, Sebut Terjebak Hoaks
Sementara itu Ketua Banom HIPMI Institute pusat Rizka Gita Miranti berpesan, HIMPI Institute Sulsel harus berskala global bisnisnya.

“Cibtakan next konglomerat untuk membangun ekonomi negara, maka dari itu program-program HIPMI Institute nasional itu banyak kerja sama dengan institusi global untuk membawa benefit menaikkan kapasity building pengusaha HIPMI,”jelasnya.
“Kita harus cepat dan sigap menerima kesempatan investor asing karena penting untuk pertumbuhan ekonomi kita,”tambahnya.
Apalagi kata dia, ketua dan pengurus HIPMI Institute Sulsel sudah melakukan tugas yang sangat baik. Buktinya dari belum ada namanya di Sulsel sampai menghimpuan 500san anggota.
“Itu memecahkan rekor. Bahkan pengurus yang dilantik sampai 117 orang. Itu bukti bahwa ketua HIPMI Institute Sulsel berhasil mempengaruhi anak muda untuk aktif membuat dampak yang baik untuk kemajuan pendidikan dan ekonomi Indonesia,”pujinya. []


