KARUBAGA, Opsi.id – Pemerintah Kabupaten Tolikara menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Lapangan Merah Putih, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, para guru, pelajar, serta masyarakat.
Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Bupati Tolikara Willem Wandik, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tolikara Mikhael Dandirwalu.
Ketua TP-PKK Ny. Elisabeth Y. Plassy, Sekretaris Wilayah Pdt. Aten Yikwa, Kapolres Tolikara, Dandim 1716 Tolikara, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Bupati Willem Wandik bertindak sebagai pembina upacara. Sementara pemimpin upacara berasal dari perwakilan Polres Tolikara.
Pembacaan UUD 1945 dilakukan oleh Reflin Jelita Kogoya, dan ikrar pelajar dibacakan oleh M.M. Veronika Matuan.
Dalam amanatnya, Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan sekadar seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan dengan tulus dan penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia, sekaligus mengembangkan potensi dan kodrat alamiah setiap individu,” demikian kutipan pidato yang disampaikan.
Pidato tersebut juga mengingatkan kembali pemikiran Ki Hajar Dewantara mengenai sistem among, yang menekankan prinsip asah (pengetahuan), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan) sebagai fondasi pendidikan.
Selain itu, disampaikan pula berbagai kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, meliputi:
- Pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran melalui penyediaan papan interaktif di ratusan ribu sekolah;
- Peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru melalui program beasiswa;
- Penerapan budaya sekolah yang aman, sehat, dan ramah;
- Penguatan pembelajaran melalui literasi, numerasi, pendekatan STEM, serta Tes Kemampuan Akademik (TKA);
- Perluasan akses pendidikan yang inklusif dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.
Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme, ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih serta partisipasi aktif seluruh peserta.
Sebagai rangkaian kegiatan, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba cerdas cermat dan mewarnai.
Penyerahan dilakukan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Tolikara sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan kreativitas pelajar.
Menutup peringatan Hardiknas 2026, Pemerintah Kabupaten Tolikara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita bersama-sama membangun pendidikan yang berkualitas demi terwujudnya Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutup Bupati Willem Wandik. []


