Pematangsiantar, Opsi.id – RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar meluncurkan layanan Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL).
ESWL adalah teknologi pemecah batu ginjal dan batu kandung kemih tanpa operasi.
Kehadiran layanan ESWL menjadi bukti komitmen Pemko Pematangsiantar.
Menghadirkan pelayanan kesehatan modern, efektif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
“Ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan spesialistik yang terus berkembang.
Khususnya penanganan penyakit batu ginjal dan saluran kemih,” ujar Wali Kota Wesly Silalahi melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely, Kamis (30/4/2026).
Peluncuran layanan ini juga dirangkaikan dengan peringatan World Kidney Day 2026.
Pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan IVA Test sebagai bagian dari upaya deteksi dini penyakit.
BACA: Kelompok Cipayung Bongkar “Darurat Pendidikan” di Pematangsiantar
Prevalensi batu ginjal di Indonesia mencapai sekitar 0,6 persen atau setara 1,49 juta jiwa, dengan angka kejadian lebih tinggi pada pria.
Sementara batu kandung kemih menyumbang sekitar 5 persen dari seluruh kasus batu saluran kemih.
Tingginya angka tersebut menunjukkan beban penyakit masih cukup besar.
Sehingga membutuhkan penanganan yang efektif, efisien, serta minim risiko.


