Jakarta, Opsi.id – Honda mencatat kerugian tahunan pertama dalam hampir 70 tahun sejarah perusahaan.
Raksasa otomotif Jepang itu mengalami rugi operasional sebesar 423 miliar yen atau sekitar US$2,68 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026.
BACA JUGA: Indonesia Dinilai Mampu Kuasai Industri Mobil Listrik Global
Kerugian tersebut terutama dipicu investasi besar Honda di sektor kendaraan listrik (EV) yang belum membuahkan hasil sesuai harapan.
Dikutip dari BBC, Honda mengakui permintaan mobil listrik global ternyata tidak tumbuh secepat proyeksi perusahaan.
Akibat kondisi itu, Honda memutuskan memangkas sejumlah target produksi kendaraan listrik dan mulai mencari komponen dari China demi menekan biaya produksi.


