- Anies Baswedan, dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh di Arab Saudi.
- Penunjukan itu menjadi bagian dari upaya Kerajaan Arab Saudi mempercepat transformasi Riyadh menjadi salah satu kota dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2030.
Jakarta, Opsi.id – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dipercaya menjadi anggota Dewan Penasihat Komisi Kerajaan untuk Kota Riyadh (Royal Commission for Riyadh City/RCRC) di Arab Saudi.
Amanah tersebut diterimanya sejak 2025. Menjadi bagian dari upaya Kerajaan Arab Saudi mempercepat transformasi Riyadh menjadi salah satu kota dengan ekonomi terbesar di dunia pada 2030.
Dalam kunjungannya ke Riyadh selama tiga hari terakhir, Anies turut menghadiri Riyadh Competitiveness Forum (RCF) bersama tim think tank Karsa City Lab.
Forum itu mempertemukan para anggota dewan penasihat dari berbagai negara untuk bertukar gagasan. Memberikan masukan strategis terkait pengembangan daya saing Kota Riyadh.
Melalui akun media sosialnya, Anies mengungkapkan bahwa dirinya merasa terhormat dapat terlibat langsung dalam proses transformasi ibu kota Arab Saudi tersebut.
Ia menyebut pengalaman Jakarta dalam membangun sistem transportasi publik terintegrasi menjadi salah satu perhatian utama yang dipelajari Riyadh.
“Jakarta dianggap salah satu tolak ukur yang sukses melakukan transformasi transportasi publik terintegrasi. Inilah salah satu wujud semangat Jakarta sebagai kota global,” tulis Anies dalam unggahannya, Senin (18/5/2026).
Baca juga: Ruhut Sitompul Sebut Anies Tak Becus Urus Jakarta
Menurut Anies, diskusi yang berlangsung dalam forum tersebut melibatkan pemerintah Kota Riyadh, Kerajaan Arab Saudi, serta para anggota dewan penasihat internasional.


