‎Edy Wuryanto PDIP Soroti Usulan Wajib JKN Mahasiswa Baru, Jangan Sampai Jadi Beban Keluarga Miskin

Jakarta – Usulan komisioner penjaminan kesehatan nasional untuk mewajibkan mahasiswa baru menjadi peserta aktif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memicu respons dari parlemen.

‎Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak menjadi beban baru yang menghalangi masyarakat miskin dalam mengakses bangku kuliah.

‎Politikus PDI Perjuangan (PDIP) tersebut menekankan, negara harus hadir dengan solusi konkret. Jika terdapat mahasiswa dari keluarga tidak mampu, pemerintah wajib memberikan mitigasi melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) ataupun integrasi dengan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

‎Menurut Edy, secara yuridis dan sosiologis, perlindungan kesehatan bagi mahasiswa memang sangat penting mengingat risiko penyakit bisa datang kapan saja, terlebih bagi mahasiswa yang merantau jauh dari keluarga. Namun, implementasinya di lapangan tidak boleh mengorbankan hak pendidikan.

‎”Pada hakikatnya, tidak boleh ada masyarakat miskin yang terhalangi mendapatkan pendidikan karena aturan ini. Negara harus hadir memberikan perlindungan sekaligus memastikan akses pendidikan tetap terbuka,” kata Edy dalam keterangannya dikutip Rabu, 27 Mei 2026.

‎Oleh karena itu, Edy mendesak kementerian terkait dan pihak kampus untuk mengambil langkah taktis.

‎Pertama, melakukan sosialisasi masif dengan mengedukasi mahasiswa mengenai mekanisme layanan, hak peserta, dan tata cara mengakses fasilitas kesehatan agar publik memahami tujuan baik dari kebijakan ini.

‎Kedua, advokasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

‎”Harus mengadvokasi seluruh rektor, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta, agar aturan ini dipahami secara seragam dan tidak menjadi batu sandungan administratif,” katanya.

‎Ketiga ialah penyesuaian usia. “Untuk mahasiswa yang telah menginjak usia 25 tahun, status kepesertaannya harus segera dilaporkan dan disesuaikan secara mandiri dengan ketentuan yang berlaku,” ujar dia.

‎Sebelumnya, usulan ini mencuat setelah pihak direksi penjaminan kesehatan mengajukan rencana kerja sama resmi kepada Kemendikti Saintek. Kebijakan ini dinilai krusial untuk memperluas cakupan perlindungan kesehatan bagi anak muda yang rentan terdampak pola hidup tidak sehat, seperti penyakit maag dan tifus.

‎”Perguruan tinggi jangan sampai mengganggu atau menghalangi masyarakat mendapatkan akses pendidikan hanya karena persoalan kepesertaan JKN,” tegas Edy. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Aston Villa Buka Peluang Enam Wakil Premier League di Liga Champions

Jakarta, Opsi.id - Keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa...

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Semangat Berbagi di Polda Sulbar, 17 Sapi dan 33 Kambing Dikurbankan

Mamuju, OPSI.ID - Semangat berbagi dan makna pengorbanan begitu...

Gema Takbir Iduladha di Polda Sulbar, Refleksi Semangat Berkorban dalam Ketaatan

Mamuju, OPSI.ID - Suasana suka cita menyelimuti lingkungan Polda...

Naomi Osaka Tampil Bak “Menara Eiffel Berkilau” di French Open

Paris, Opsi.id - Naomi Osaka kembali mencuri perhatian dunia....

Bukan Cuma Messi, Argentina Dipusingkan Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026

Jakarta, Opsi.id - Juara bertahan Argentina national football team...

Kabar Baik Arsenal, Madueke Dipastikan Tak Cedera Serius Jelang Final Liga Champions

Inggris, Opsi.id - Arsenal mendapat suntikan kabar positif jelang...

Dari Arafah hingga Andalusia, Kiai Maman Soroti Spirit Islam Rahmatan Lil Alamin

JAKARTA – Anggota DPR RI sekaligus Pengawas Haji 2026,...

Final Liga Champions: Arsenal Kejar Sejarah, PSG Bidik Dinasti Eropa!

Jakarta, Opsi.id - Partai puncak UEFA Champions League Final 2026...

Aliong Mus Jadi Tersangka, DataIndo Dorong Pengusutan Kasus BTT di Kepulauan Sula

JAKARTA – Direktur DataIndo, Usman Buamona, mengapresiasi langkah Kejaksaan...

Berita Terbaru

Popular Categories