Diduga Rekayasa Penculikan untuk Tutupi Korupsi, Wali Kota di Meksiko Terancam 16 Tahun Penjara

Jakarta, Opsi.id – Wali Kota Tenancingo, Negara Bagian Meksiko, Nancy Nápoles, menjadi sorotan.

Dia diduga merekayasa penculikannya sendiri untuk menutupi dugaan penggelapan dana kas pemerintah daerah senilai puluhan juta peso.

Kasus yang sempat menghebohkan publik Meksiko itu bermula pada 31 Mei 2026.

Ketika Nápoles dan saudara perempuannya dilaporkan menjadi korban penculikan di depan rumah dinas sang wali kota.

Menurut laporan awal, tiga pria bersenjata memaksa Nancy Nápoles masuk ke sebuah kendaraan saat ia hendak memasuki rumahnya.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera menghubungi polisi sehingga aparat langsung melakukan pencarian.

Tak lama kemudian, Nápoles ditemukan di sebuah jalan sepi setelah meminta bantuan warga untuk menghubungi suaminya.

Namun, penyelidikan yang berlangsung selama beberapa bulan justru mengungkap dugaan bahwa penculikan tersebut telah direkayasa.

Jaksa menyebut para pelaku penculikan yang kemudian ditangkap mengaku menerima bayaran untuk menjalankan skenario penculikan atas permintaan suami dan saudara laki-laki Nancy Nápoles.

Baca juga: Polisi Temukan Indikasi Massa Bayaran saat Demo di BWS, Aktor Intelektual Diburu

Dalam keterangannya kepada polisi, Nápoles sebelumnya mengaku para penculik meminta tebusan sebesar 40 juta peso atau sekitar 2,3 juta dolar AS.

Penculik bahkan menyarankan agar uang tersebut diambil dari kas pemerintah kota apabila ia tidak memiliki dana pribadi.

Pernyataan itu justru memunculkan kecurigaan penyidik karena dinilai tidak lazim.

Hasil penyelidikan kemudian menemukan dugaan bahwa pembayaran uang tebusan dari kas pemerintah daerah dirancang untuk menutupi dugaan penggelapan dana yang diduga melibatkan sang wali kota.

Penyidik juga mengungkap adanya sekitar 150 kali komunikasi antara para pelaku penculikan dengan suami serta saudara laki-laki Nápoles sebelum aksi tersebut terjadi.

Bahkan, dalam salah satu percakapan yang diperoleh penyidik, suami Nápoles diduga menawarkan bayaran sekitar 28.000 dolar AS kepada para pelaku agar menjalankan skenario penculikan tersebut.

Saat ini, suami dan saudara laki-laki Nancy Nápoles dilaporkan menghilang dan masuk dalam daftar buronan.

Wali Kota Membantah

Sementara itu, Nancy Nápoles membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya.

“Saya dengan tegas membantahnya. Tidak ada hal seperti itu. Keuangan pemerintah kota dalam kondisi sehat,” ujar Nápoles, dikutip dari odditycentral, Sabtu (4/7/2026).

Baca juga: Kasus Penculikan dengan Kekerasan Seksual Anak di Bandung, Arist: Biadab

Ia dijadwalkan memberikan keterangan kepada penyidik pada 9 Juli 2026. Hingga kini belum ada dakwaan resmi yang diajukan terhadapnya.

Apabila terbukti bersalah atas dugaan penggelapan dana dan rekayasa penculikan tersebut, Nancy Nápoles bersama pihak-pihak yang terlibat terancam hukuman hingga 16 tahun penjara. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Perkenalkan Album The User’s Guide to Being Human, The Script Bakal Konser di Jakarta

Jakarta - The Script resmi mengumumkan kembalinya mereka ke...

Converse Luncurkan Run Star Crush di Indonesia, KARINA Jadi Global Ambassador

Jakarta - Dunia fashion kembali diramaikan dengan hadirnya koleksi...

Desta Hengkang dari Vindes Corp, Vincent Rompies Lanjutkan Perjalanan

Jakarta - Dunia hiburan Indonesia kembali digemparkan dengan kabar...

Kepuasan Publik Anjlok, Pemerintahan Prabowo-Gibran Dapat Lampu Merah

JAKARTA, Opsi.id  — Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan...

LPSK Beri Perlindungan kepada Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jakarta, OPSI.ID - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)...

Polda Sulsel Selidiki Dugaan Setoran Pelaku Passobis kepada Oknum Polisi

Makassar, OPSI.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel)...

Peduli Kebutuhan Warga, Polres Maros Gelar Bazar Pangan Murah

Maros, OPSI.ID - Polres Maros menggelar Bazar Pangan Murah...

El Nino Ekstrem Mengancam, 2027 Diprediksi Jadi Tahun Terpanas

Jakarta, OPSI.ID - Sejumlah pengamat cuaca memperkirakan fenomena El...

Berita Terbaru

Popular Categories