Makassar, OPSI.ID – Pendiri Bosowa Grup, Aksa Mahmud, menyampaikan sejumlah harapan untuk masa depan PSM Makassar saat klub berjuluk Juku Eja itu memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-111.
Selain mengenang perjalanan panjang PSM, Aksa juga menyoroti pentingnya pelatihan sepak bola di tingkat kabupaten dan kota.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi salah satu kunci untuk melahirkan pemain-pemain muda berkualitas.
Aksa mengingatkan, PSM Makassar merupakan salah satu klub tertua di Indonesia. Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu berdiri pada tahun 1915 dan menjadi bagian dari lima klub perserikatan yang memiliki sejarah penting dalam perkembangan sepak bola nasional.
Lima klub tersebut adalah PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSMS Medan.
Dari kelima klub itu, PSM juga memiliki catatan sejarah tersendiri karena disebut sebagai satu-satunya klub yang tidak pernah terdegradasi ke Divisi Dua.
Memasuki usia 111 tahun, Aksa mengajak masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan untuk terus memberikan dukungan serta doa agar PSM semakin berprestasi dan mampu kembali meraih gelar juara.
Ia berharap kebersamaan antara klub dan pendukungnya tetap terjaga sehingga PSM bisa terus berkembang dan tampil kompetitif di berbagai ajang.
Tak hanya soal prestasi tim utama, Aksa juga menitipkan pesan kepada manajemen PSM agar lebih memperhatikan pelatihan sepak bola di daerah.
Menurutnya, klub-klub tingkat kabupaten dan kota perlu mendapat perhatian karena memiliki potensi besar dalam melahirkan pemain berbakat.


