JAKARTA – Mabes Polri berencana menyampaikan keterangan resmi terkait kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri atas dugaan penyadapan pembicaraan rahasia.
Divisi Humas Polri dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Selasa, 3 November 2026, sore hingga menjelang malam.
Kepastian tersebut disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir saat mendampingi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam kunjungan ke Kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Jakarta Pusat.
Isir mengatakan, pihaknya akan memberikan penjelasan setelah menerima pertanyaan wartawan mengenai dinamika yang berkembang di internal Polri.
“Nanti berkaitan sama konteks, berkaitan sama dinamika yang nanti mungkin rekan-rekan akan bertanya, dalam sore menjelang malam nanti, nanti kami dari Divhumas akan melaksanakan rilis,” kata Isir kepada wartawan.
Meski menjanjikan konferensi pers, Isir belum mengonfirmasi kebenaran kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi tersebut.
“Jadi harapannya, tadi kalau ada pertanyaan sesuai dengan konteks yang ada, yang rekan-rekan tanyakan, nanti akan kita laksanakan rilis di Divhumas,” ucap dia.
Kabar Enam Perwira Tinggi Ditahan di Mako Brimob
Sbelumnya, informasi mengenai penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri terkait dugaan penyadapan pembicaraan rahasia beredar luas di media sosial.
Dalam informasi tersebut, disebutkan enam perwira tinggi Polri telah ditangkap. Mereka dikabarkan ditempatkan di tempat khusus (Patsus) di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Namun, hingga pernyataan Isir disampaikan, Mabes Polri belum memberikan konfirmasi mengenai jumlah maupun identitas perwira yang disebut-sebut diamankan.
Rilis Divisi Humas Polri pada Selasa sore hingga menjelang malam diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai informasi yang beredar tersebut.[]


