JAKARTA – Sebanyak 264 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri masuk dalam daftar mutasi dan rotasi jabatan pada November 2026.
Dari jumlah tersebut, 224 personel tercatat masuk kategori promosi dan flat.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2467/XI/KEP./2026 yang diterbitkan pada 2 November 2026.
Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri maupun wilayah turut mengalami pergantian.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan, pergeseran jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel. Selain memberikan kesempatan pengembangan karier, kebijakan ini juga bertujuan menjaga kinerja organisasi.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier personel Polri. Hal ini juga menjadi upaya penyegaran organisasi untuk memastikan roda kepemimpinan dan pelaksanaan tugas berjalan optimal, seiring dengan perkembangan tantangan tugas Polri yang semakin kompleks,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 3 November 2026.
Sejumlah Jabatan di Mabes Polri Berganti
Dalam daftar mutasi tersebut, dua posisi di lingkungan Mabes Polri mengalami pergantian pejabat.
Kombes Pol. Gatot Sujono, dipercaya mengisi jabatan Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) Polri. Sementara posisi Kepala Pelayanan Markas (Kayanma) Polri kini dipercayakan kepada Kombes Pol. Teguh Wibowo.
Selain kedua jabatan tersebut, mutasi juga mencakup sejumlah posisi pada jenjang Irjen Pol, Brigjen Pol, dan Kombes Pol. Pergeseran turut meliputi penyesuaian nivelering serta pengisian jabatan Kapolrestabes, Kapolrestro, dan Kapolresta.
Dua Polisi Wanita Naik Jabatan
Mutasi November ini juga membawa promosi bagi dua personel Polisi Wanita (Polwan). Satu personel mendapat promosi ke jenjang Brigjen Pol, sedangkan satu lainnya memperoleh promosi pada jenjang Kombes Pol.
Johnny menyebut pemberian promosi tersebut sebagai bagian dari pengembangan kapasitas dan pembinaan karier personel di lingkungan kepolisian.
Di sisi lain, ia menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menyelesaikan tugasnya. Para pejabat baru diminta segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja yang telah berjalan.
“Kepada pejabat yang telah menyelesaikan tugas pada jabatan sebelumnya, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengabdian serta kontribusinya. Sementara kepada pejabat yang mendapatkan amanah baru, kami berharap dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik lingkungan tugas, serta melanjutkan program dan kebijakan yang telah berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia menegaskan, setiap pejabat harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan yang responsif dan adaptif juga diperlukan agar Polri mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana setiap pejabat mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga kepercayaan masyarakat, serta memastikan kehadiran Polri benar-benar memberikan manfaat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tutup Kadiv Humas Polri.[]


