WeTV & Hitmaker Rilis Sleeping with the Enemy, Serial Thriller Termahal Dibintangi Cinta Laura

Jakarta – Industri hiburan tanah air kembali diramaikan oleh kehadiran karya sinematik berskala besar melalui kolaborasi strategis antara platform penyedia layanan video streaming global WeTV dan rumah produksi ternama Hitmaker Studios.

Keduanya secara resmi menggelar acara gala premiere untuk serial original terbaru mereka yang berjudul “Sleeping with the Enemy” di Cinépolis Cinemas Senayan Park, Jakarta, pada Selasa (3/11).

Serial bergenre drama thriller ini menyoroti kompleksitas elemen misteri, dinamika intrik keluarga yang tajam, serta balutan emosi dark romance.

Disutradarai oleh sineas kenamaan Rizal Mantovani, serial ini menghadirkan jajaran pemeran utama papan atas, di antaranya Cinta Laura Kiehl, Anthony Xie, Randy Martin, dan Ersya Aurelia. Berdasarkan jadwal resmi, WeTV Original “Sleeping with the Enemy” siap menyapa para penonton mulai 13 November 2026 mendatang.

Alur cerita utama serial ini berfokus pada perjalanan emosional karakter Aruna Wirawan, yang diperankan oleh Cinta Laura Kiehl. Aruna digambarkan mengalami kehilangan mendalam setelah kedua orang tuanya menjadi korban dari tindakan kejahatan yang melibatkan keluarga Sastranegara.

Guna menuntut keadilan, membersihkan nama baik sang ayah, serta membalas perbuatan tersebut, Aruna mengambil langkah ekstrim dengan menempuh penyamaran identitas. Ia menggunakan nama baru sebagai Clara Aveline von Morgenstern.

Dalam penyamarannya, Clara mendekati, memikat, dan akhirnya menikahi Revan Sastranegara (diperankan oleh Anthony Xie) dengan misi meruntuhkan pengaruh keluarga tersebut dari dalam struktur internal mereka.

Kendati demikian, rencana terstruktur yang telah ia susun menghadapi hambatan psikologis tatkala kedekatannya dengan Adrian (Randy Martin), suami dari Sheryl Sastranegara (Ersya Aurelia)—membuat situasi kian pelik dan penuh risiko.

Menjelaskan latar belakang pemilihan tema, Country Head WeTV Indonesia sekaligus Executive Producer, Febriamy Hutapea, menyampaikan bahwa serial ini memiliki kedalaman naratif yang melampaui konvensi kisah pembalasan dendam pada umumnya.

“WeTV Original Sleeping with the Enemy memang mengangkat tema balas dendam, tapi sebenarnya ceritanya jauh lebih dalam dari itu. Ini tentang seorang perempuan yang pernah kehilangan segalanya, tapi memilih untuk tidak terus menjadi korban. Dia bangkit, menyusun strategi, dan berusaha mengambil kembali kendali atas hidupnya,” ujar Febriamy.

Ia menambahkan bahwa daya tarik utama dari narasi ini terletak pada ketegangan psikologis yang menuntut tokoh utama untuk hidup berdampingan secara intim dengan pihak yang menjadi target kehancurannya.

Dari sudut pandang produksi, CEO Hitmaker Studios sekaligus Produser, Rocky Soraya, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan standar kualitas penayangan yang dapat menembus pasar internasional.

“Dengan Sleeping with the Enemy ini, menjadi series termahal untuk memaksimalkan series-nya yang memiliki international look, semoga bisa dinikmati masyarakat di Indonesia dan juga di seluruh dunia,” ungkap Rocky, merujuk pada cakupan distribusi global melalui platform WeTV.

Sementara itu, sutradara Rizal Mantovani menekankan pendekatan penyutradaraan yang dirancang untuk menguji objektivitas moral penonton terhadap para karakter yang dihadirkan di layar kaca.

“Kita mungkin merasa dekat dengan satu karakter, memahami lukanya, dan mendukung pilihannya. Namun, setelah melihat tindakannya, kita bisa mulai ragu dan mempertanyakan apakah kita masih bisa membelanya. Saya ingin rasa penasaran itu terus berkembang,” jelas Rizal.

Totalitas dalam penggarapan karakter turut diungkapkan oleh Cinta Laura Kiehl. Ia mengakui bahwa tantangan memerankan dua sisi persona yang bertolak belakang, antara kerapuhan emosional Aruna dan ketegasan strategis Clara—membutuhkan proses eksplorasi yang intensif bersama para lawan main dan sutradara.

“Dari semua project yang aku lakukan, ini yang paling menyenangkan. Semua lawan main aku sangat membantu saat aku harus memerankan dua karakter yang berbeda, yaitu Aruna dan Clara. Aku tidak pernah merasa tidak aman, karena kami banyak diskusi saat harus melakukan sebuah adegan agar bisa memberikan yang terbaik,” tutur Cinta.

Kekuatan akting ini turut disokong oleh kehadiran para pemeran pendukung terkemuka. Putri Patricia berperan sebagai Rosa yang bertindak sebagai figur pendamping sekaligus perumus strategi bagi Clara, sementara Aruma Khadijah memperkuat jajaran pemeran sebagai Ellie, sahabat karib sang tokoh utama.

Dinamika internal keluarga Sastranegara semakin diperkaya oleh penampilan Shinta Bachir sebagai Livia dan Karan Sukarno Walia sebagai Dharma. Aspek teknis adegan laga juga mendapat perhatian khusus melalui keterlibatan pakar bela diri Max Metino dalam sesi pelatihan bersama Mike Ethan.

Rangkaian promosi jelang penayangan perdana ditandai dengan peluncuran trailer resmi oleh pihak WeTV pada 3 November 2026. Cuplikan tersebut memberikan proyeksi awal mengenai intensitas konflik serta ketegangan naratif yang akan mewarnai perjalanan hidup Aruna.

WeTV Original “Sleeping with the Enemy” dijadwalkan hadir dengan total 10 episode. Episode-episode terbaru akan dirilis secara berkala setiap hari Jumat hingga Minggu, mulai 13 November 2026, eksklusif melalui platform aplikasi WeTV. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Hubungkan Fans dan Hearts2Hearts, Spotify Hangout Jakarta hadirkan Spotify CLOSER

Jakarta - Transformasi industri musik digital dewasa ini telah...

Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan soal Kasus Penyadapan Prabowo

JAKARTA — Irjen Ahrie Sonta Nasution menyatakan siap membantu...

PSM Makassar Bidik Tiga Poin di Markas Borneo FC, Darije Kalezic Pede

Sabarinda, OPSI.ID - PSM Makassar membidik hasil maksimal dalam...

Dasco Perintahkan Komisi III DPR Kawal Kasus Penyadapan Listyo Sigit

JAKARTA — Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad...

Deng Ical dan PKB Makassar Bedah Buku Pemikiran HOS Tjokroaminoto soal Sosialisme Islam

Makassar, OPSI.ID - Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa...

Mensesneg Singgung Musuh dalam Selimut di Lingkaran Prabowo, Bersih-Bersih Terus Dilakukan

JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan...

Putusan MA Batalkan Suket Gibran, Bareskrim Lanjutkan Pendalaman

JAKARTA — Bareskrim Polri masih mendalami aduan terkait dokumen...

Warganet Malaysia Kecam Perlakuan terhadap Jokowi di Persidangan: Hormati Dia sebagai Manusia

JAKARTA, Opsi.id – Momen Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko...

Berita Terbaru

Popular Categories