Alerta..! Polisi di Semarang Ancam Segel Lokasi Kegiatan Diskusi Wadas?

Jakarta – “Alerta! Alerta! Diskusi Wadas Bareng Jejaring Warga Jawa Tengah Pindah, Pemilik tempat di intimidasi dan diancam penyegelan oleh Polrestabes Semarang,” demikian cuitan Front Nahdliyyin pemilik akun Twitter @fnksdajogja, Jumat, 18 Februari 2022.

Seraya menyebut alerta dua kali dan memberitahu adanya intimidasi dan ancaman penyegelan oleh kepolisian terkait kegiatan diskusi Wadas, pemilik akun juga melampirkan foto atau flyer kegiatan diskusi yang dijadwalkan Jumat, 18 Februari 2022 pukul 15.00-17.00 WIB.

Di sana dicantumkan narahubung kegiatan bernama Iqbal dan menyertakan nomor kontaknya.

Dalam keterangan lanjutan dituliskan, bahwa pada Kamis 17 Februari malam, pemilik tempat sempat mendapat pesan WhatsApp dari kamtibmas.

Baca juga: Mahfud Md Merasa Tindakan Polisi di Desa Wadas Sudah Sesuai Prosedur

“Dia mendapat informasi diskusi dari Kanit Intel Polda Jawa Tengah, dan menanyakan perihal izin diskusi,” begitu penjelasan tersebut namun tidak menyebut nama pemilik tempat dimaksud

Kemudian, dituliskan pada Jumat, 18 Februari pagi, pemilik tempat didatangi oleh kepolisian dari Polrestabes Semarang.

 Flyer Diskusi Wadas. (Foto: Twitter @fnksdajogja)

“Pemilik tempat diminta untuk membatalkan diskusi Wadas bersama warga dengan alasan yang tidak jelas dan tidak berdasar. Apabila tidak membatalkan diskusi, tempat diancam akan disegel,” katanya.

Dijelaskan pula pada poin ke tiga soal izin. Disebut, kegiatan diskusi adalah kegiatan akademik yang termasuk pada kegiatan yang tidak memerlukan surat pemberitahuan.

Sama seperti kegiatan perkuliahan dan ibadah, tidak perlu surat pemberitahuan.
Terkait perihal protokol kesehatan, disebut panitia dan pemilik tempat telah memastikan protokol kesehatan akan berjalan dan melakukan pembatasan peserta.

Baca juga: Komnas HAM Kecam Tindakan Polisi di Desa Wadas

“Menurut kami, upaya pembubaran diskusi yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang adalah efek lanjutan dari perintah Presiden Jokowi terhadap Kapolri untuk melindungi investasi. Ini sekaligus menjadi bukti bukti yang semakin membuat jelas bahwa negara takut terhadap demokrasi.

Negara takut masyarakat menceritakan fakta-fakta kejahatan pembangunan yang dilakukan oleh negara melalui berbagai proyek infrastruktur. Sekali lagi, pembubaran diskusi ini adalah cara lembaga kepolisian mencoret sendiri mukanya dan menambah catatan buruk lembaga kepolisian.

Kami tetap melanjutkan diskusi, kami bergeser. Untuk detail tempat diskusi, kalian bisa bertanya kepada teman-teman di mana diskusi bergeser,” demikian isi penjelasan pemilik akun.

Saat nama Iqbal dihubungi lewat pesan WhatsApp, belum ada respons pada Jumat sore. Redaksi opsi.id/ juga belum melakukan konfirmasi kepada pihak Polrestabes Semarang terkait pernyataan dan tuduhan pemilik akun Twitter dimaksud. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Aksi Prajurit TNI di Makassar Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga

MAKASSAR – Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/Makassar turun...

Dosen ITPLN Suroso Isnandar Jadi Dirut Baru PLN, Ini Harapan Kampus

Jakarta – Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Prof. Dr....

Mentas di Hari Pertama Synchronize Fest 2026, The Changcuters Singgung Karhutla

Jakarta - Panggung festival musik kerap kali menjadi ruang...

9 Gitaris Legendaris Tanah Air Jadi Pembuka Konser Guns N’ Roses 2026

Jakarta - Sebuah pencapaian monumental dan gagasan revolusioner kembali...

Baru Naik Panggung, Afgan Sukses Bikin Penonton Synchronize Fest 2026 Koor Massal

Jakarta - Panggung festival musik berskala besar sering kali...

Grup Duo Narangga Lepas Single Kau dan Aku

Jakarta - Menavigasi berbagai fase kehidupan yang penuh dengan...

Single Terbaru Memilih Diam dari Mahatva Resmi Dirilis

Jakarta - Di tengah ritme kehidupan modern yang kerap...

Berita Terbaru

Popular Categories