Jakarta – Ardhita kembali menghadirkan kejutan dengan merilis ulang mahakarya milik musisi brilian Ahmad Dhani Prasetyo berjudul “Cinta Mati”. Lagu yang usianya sudah 23 tahun ini pernah menjadi hits besar lewat suara diva Agnes Monica. Namun kini hadir dengan nuansa baru yang segar dan artsy di bibir Ardhita.
Perilisan ini menjadi langkah berani sekaligus emosional, karena Ardhita ingin membuktikan bahwa balada legendaris bisa tetap relevan bagi telinga Milenial dan Gen Z yang dikenal selektif dalam memilih musik.
Pilihan untuk membawakan ulang “Cinta Mati” bukan tanpa alasan. Ardhita mengaku bahwa keputusan ini datang dari saran orang-orang terdekat yang melihat potensi unik dalam perpaduan karakter vokalnya dengan lagu balada yang sudah menjadi signature.
Proses penggarapan lagu ini memakan waktu hampir delapan bulan, menunjukkan betapa perfeksionisnya tim produksi dalam menghadirkan hasil maksimal. Ardhita tidak sendirian dalam proyek ini.
Ia dibantu oleh produser senior Seno M. Hardjo yang menyusun strategi agar “Cinta Mati” bisa hidup kembali dengan sentuhan modern. Tak ketinggalan, arranger kondang Ari Renaldi, sosok di balik suksesnya album-album Tulus dan karya Yovie Widianto. Turut menghadirkan kualitas aransemen yang megah, rapi, minimalis, namun tetap elegan.
BACA JUGA: Ashira Zamita Rilis Single Indie Bertajuk waiting (come home)
Proses rekaman lagu ini penuh perjuangan. Demi hasil yang sempurna, Ardhita rela melakukan retake vokal berkali-kali. Dari Surabaya, ia harus pindah ke studio di Bandung. Lalu ke Jakarta untuk mencari feel yang paling pas agar emosi lagunya benar-benar menetap di hati.
Hasilnya, timbre vokal Ardhita yang dikenal dengan sebutan angelic voice terpancar maksimal. Suaranya halus, lembut, namun memiliki kekuatan yang mampu membuat pendengar merinding.
Dukungan dari Bowo Soulmate sebagai vocal director serta iringan string dari Ahmad Ramadhan dan Robby Subarja semakin memperkaya dimensi musikal lagu ini. Liriknya yang puitis dan ambigu tentang cinta yang berjalan lama namun masih menyimpan keraguan, terasa semakin dalam ketika dibawakan dengan interpretasi Ardhita.
Ardhita sendiri bukan sosok baru di dunia hiburan. Selain dikenal sebagai penyanyi, ia juga seorang model dan atlet berkuda.
Dalam video musik sebelumnya, “Stupidly”, ia bahkan tampil berkuda tanpa pelana, menunjukkan sisi artistik sekaligus keberanian yang jarang dimiliki penyanyi muda. Bakat seni Ardhita mengalir deras dari keluarganya.
Ia adalah adik dari penyanyi senior Ika Putri, serta putri dari pasangan Ir. H. Bambang Haryo Soekartono dan Asrilia Kurniati Abdurohim.
Di bawah naungan AKA Entertainment Indonesia dan didukung oleh aggregator besar Trinity Optima, Ardhita berani keluar dari zona nyaman dengan membawakan ulang balada yang penuh makna.
Single “Cinta Mati” bukan hanya sekadar cover, tetapi sebuah interpretasi baru yang menghadirkan vibe mahal, elegan, dan kekinian. Lagu ini akan resmi dirilis di seluruh platform digital pada Jumat, 8 Mei 2026, dan diprediksi akan menjadi salah satu rilisan paling emosional tahun ini.
Dengan segala proses panjang, dukungan tim produksi berkelas, serta karakter vokal yang unik, “Cinta Mati” versi Ardhita siap membuat pendengar larut dalam perasaan. Lagu ini bukan hanya nostalgia, tetapi juga bukti bahwa karya legendaris bisa terus hidup dengan nyawa baru. []


