Bahlil Dorong Pengusaha Daerah Kelola Tambang, UMKM dan Koperasi Diprioritaskan

JAKARTA, Opsi.id   – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong masyarakat di daerah penghasil sumber daya alam untuk berperan lebih besar dalam pengelolaan sektor pertambangan.

Menurutnya, kekayaan alam harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat, bukan hanya dinikmati oleh kelompok atau perusahaan tertentu.

Melalui keterangan resminya, Minggu (2/8/2026), Bahlil mengatakan pemerintah telah menyiapkan kebijakan yang memberi prioritas kepada pelaku usaha lokal, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi, untuk mengelola wilayah pertambangan.

“Kita merumuskan untuk UMKM, koperasi. Kita berikan apa yang disebut dengan prioritas, agar orang daerah menjadi tuan di negerinya sendiri,” ujar Bahlil.

Kebijakan tersebut merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (Minerba), yang memberikan ruang lebih besar bagi UMKM dan koperasi dalam pengelolaan sektor pertambangan.

Baca juga: Tambang Emas Tanpa Izin Diduga Kembali Beroperasi di Perbatasan Tapsel–Madina

Baca juga: Warga Empat Desa di Toba Berharap Tambang Batu Dapat Izin Resmi

Baca juga: 378 Organisasi Masyarakat Sipil Desak Menteri LH Tolak Izin Tambang PT DPM di Dairi

Bahlil menyoroti masih banyak perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berkantor pusat di Jakarta, sementara aktivitas pertambangan berada di daerah.

Kondisi itu, menurutnya, perlu diubah agar manfaat ekonomi lebih banyak dirasakan masyarakat di wilayah penghasil.

Sebagai contoh, ia menyebut Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki potensi batu bara sangat besar.

Kekayaan tersebut, kata Bahlil, semestinya mampu menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha lokal.

Karena itu, Bahlil meminta para kepala daerah proaktif mengusulkan wilayah pertambangan yang belum memiliki IUP agar dapat diprioritaskan untuk dikelola oleh masyarakat setempat.

“Kalau ada wilayah pertambangan yang belum ada IUP-nya, kepala daerah bisa mengajukan untuk kita berikan prioritas agar anak-anak daerah bisa juga hadir menjadi pembawa pembangunan,” tegasnya.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap pengelolaan sumber daya alam tidak hanya meningkatkan produksi sektor pertambangan, tetapi juga memperluas pemerataan ekonomi dan memperkuat peran masyarakat lokal dalam pembangunan daerah. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Jelang Lawan PSM Makassar, Pelatih Arema FC Akui Juku Eja Lebih Kuat

Parepare, OPSI.ID - Arema FC membidik hasil positif saat...

PSM Makassar Pantang Gagal Lagi, Darije Kalezic Bidik Kemenangan atas Arema FC

Parepare, OPSI.ID - PSM Makassar membidik kemenangan saat menjamu...

Polda Metro Jaya Ungkap Aliran Dana untuk Kerahkan Massa dalam Kericuhan Jakarta

Jakarta, OPSI.ID - Polda Metro Jaya mengungkap adanya dugaan...

Yura Yunita Angkat Tema Keberanian di Single Pertiwi

Jakarta – Penyanyi kenamaan Indonesia, Yura Yunita, kembali menghadirkan...

Terik Matahari Tak Menghalangi Personel Polres Maros Kawal Antrian Pengisian BBM

Maros, OPSI.ID - Terik matahari tak menyurutkan semangat personel...

Gubernur Sulsel Soroti Nozzle Tak Beroperasi saat Sidak SPBU di Makassar

Makassar, OPSI.ID - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman...

Bedah Antrean BBM Makassar, Pakar ITB Nobel Ungkap Solusinya

Makassar, OPSI.ID - Fenomena antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan...

ITPLN Bakal Kembangkan Kampus Terpadu, Rektor: Asah Terus Kreativitas

‎Jakarta - Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN) Prof. Dr....

Berita Terbaru

Popular Categories