Blackout di Sumatra, AHY Sebut Pemerintah Ikut Pantau Investigasi PLN

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), angkat bicara terkait mati listrik massal atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra.

AHY mengatakan pemerintah masih menunggu hasil investigasi dari PT PLN untuk mengetahui penyebab gangguan listrik tersebut.

Pernyataan itu disampaikan AHY usai menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) XI Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) di Wisma Senayan GBK, Jakarta Pusat, Sabtu, 23 Mei 2026.

“PLN sedang mengecek apa yang sebenarnya terjadi. Memang ada blackout di beberapa wilayah Sumatera,” kata AHY.

AHY Sebut Listrik Merupakan Pelayanan Dasar

Ketua Umum Partai Demokrat itu menegaskan listrik merupakan salah satu pelayanan publik paling mendasar bagi masyarakat. Karena itu, ketersediaan listrik harus tetap terjaga.

Menurut AHY, penyebab pemadaman massal perlu segera diketahui agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat.

“Kita harus memastikan pelayanan publik yang paling mendasar, termasuk listrik, selalu tersedia,” ujarnya.

AHY menambahkan saat ini PLN masih melakukan investigasi untuk mengungkap akar masalah di balik blackout tersebut.

“Saat ini sedang diinvestigasi apa permasalahan utamanya,” tambahnya.

Blackout Terjadi di Sejumlah Wilayah Sumatra

Mati listrik massal dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Sumatra pada Jumat malam, 22 Mei 2026.

Salah satu daerah yang terdampak cukup parah adalah Kota Medan, Sumatra Utara.

Padamnya listrik membuat sejumlah jalan protokol di pusat Kota Medan gelap gulita. Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan lampu lalu lintas di beberapa persimpangan ikut padam.

Beberapa ruas jalan yang terdampak antara lain Jalan Balai Kota, Jalan Guru Patimpus, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gajah Mada, hingga Jalan S. Parman.

Warga Mengaku Salat dalam Kondisi Gelap

Seorang warga Medan bernama Risma mengatakan listrik padam sekitar pukul 18.45 WIB. Saat itu ia sedang menunaikan Salat Magrib di sebuah masjid di Jalan Sei Deli.

“Saya lagi salat tiba-tiba mati listrik. Jadi salat dalam keadaan gelap gulita. Untung suara imam masih terdengar, jadi kami tetap bisa berjamaah,” ujarnya.

Sebelumnya, PLN menyebut sebanyak 540 penyulang terdampak akibat gangguan transmisi yang menyebabkan pemadaman listrik di Sumatra Utara.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

TARR! Luncurkan Album Penuh Pertama BERANTAKAN

Jakarta - Unit punk rock asal Purwokerto, TARR!, kembali...

Band Punk Okay Okay Resmi Rilis Album Debut Penuh Energi

Jakarta - Grup band pop punk asal Tangerang, Okay...

Kejagung Tetapkan 2 Pegawai Ditjen Pajak Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL

JAKARTA, Opsi.id  — Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua pegawai...

Kebakaran Bapenda Jadi Alarm, Komisi D DKI Dorong Audit Keselamatan Gedung

Jakarta – Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke...

Dua Terduga Penistaan Agama di The Sounds Project Ditahan Polda Metro Jaya

Jakarta - Kasus dugaan penistaan agama yang terjadi saat...

Karhutla Meluas di Tiga Daerah, Tebing Tinggi Diterjang Puting Beliung

JAKARTA, Opsi id – Musim kemarau mulai memicu peningkatan...

Berita Terbaru

Popular Categories