Diduga Terkait Utang Rp200 Juta, Rumah Pasutri di Deli Serdang Dua Kali Diteror Bom Molotov

DELI SERDANG, Opsi.id  – Sebuah rumah milik pasangan suami istri (pasutri) di Jalan Glugur Rimbun, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, diduga menjadi sasaran teror bom molotov.

Korban menduga aksi tersebut berkaitan dengan persoalan utang anak mereka yang belum terselesaikan.

Peristiwa yang terjadi pada Kamis (23/7/2026) itu menghanguskan bagian jendela kamar rumah milik JN (62) dan SP (54).

SP mengatakan, saat kejadian dirinya bersama keluarga sedang tertidur lelap. Tiba-tiba terdengar suara sebuah mobil berhenti di depan rumah, disusul suara orang di luar.

“Dari luar rumah terdengar ada suara orang. Tak berapa lama kemudian terdengar suara letupan seperti botol pecah dan kobaran api mengarah ke jendela kamar,” ujar SP, Selasa (28/7/2026).

Baca juga: Ibu di Deli Serdang Terkena Tikaman Pisau Usai Lerai Anak Bertengkar

Melihat kobaran api, SP langsung membangunkan suami dan anaknya.

Mereka kemudian berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya hingga api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bagian rumah lainnya.

“Api yang membakar bagian jendela kamar berhasil dipadamkan. Kami masih trauma dan ketakutan atas kejadian ini,” katanya.

Menurut SP, aksi teror tersebut bukan yang pertama kali dialami keluarganya.

Ia mengaku tahun lalu rumah mereka juga pernah dilempari bom molotov hingga membakar kaca jendela bagian depan.

SP menduga teror itu berkaitan dengan persoalan utang anaknya, RY, yang disebut-sebut memiliki utang sebesar Rp200 juta kepada seorang rentenir.

Baca juga: Koperasi Desa Bukan Barak Militer, Pemberdayaan Rakyat Berujung Duka

“Rentenir itu pernah datang ke rumah dan mengatakan anak saya memiliki utang Rp200 juta. Karena anak saya tidak ada, kami menduga rumah kami menjadi sasaran teror bom molotov,” ujarnya.

Ia menjelaskan, RY sudah sekitar dua tahun tidak tinggal bersama keluarga karena diduga menghindari penagihan utang.

“Kalau memang utang anak saya belum dibayar, seharusnya bisa dibicarakan baik-baik. Bukan melakukan aksi teror seperti ini yang membuat kami ketakutan,” ucap SP.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Pancur Batu. SP berharap aparat kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku.

“Sudah kami laporkan ke Polsek Pancur Batu. Semoga pelaku yang meneror dengan bom molotov segera ditangkap,” harapnya.

Sementara itu, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

Ia mengatakan kasus pelemparan bom molotov itu masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih diselidiki terhadap pelaku pelemparan bom molotov,” singkat Junaidi. []

Penulis: Rahmat Hidayat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Tanggapi Kritik Soulmate, Promotor Konser 40 Tahun KAHITNA Buka Kanal Pegaduan

Jakarta – Konser perayaan Kahitna 40 Tahun yang digelar...

Abu Anak Krakatau Terdeteksi di Jakarta, BPBD DKI Bagikan 7 Langkah Sederhana untuk Lindungi Diri

‎Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengimbau masyarakat...

Abu Vulkanik Krakatau Tunda Penerbangan, AHY: Keselamatan Tak Bisa Ditawar

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan...

Imbas Abu Vulkanik, Jabar Terapkan PJJ Hingga Siapkan Posko Pengungsian

Bandung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) memberlakukan...

Cirebon Berada di Zona Rawan Abu Vulkanik, KAI Siagakan Petugas dan Masker

CIREBON – Cirebon masuk dalam zona yang berpotensi terdampak...

Dua Gol dalam Lima Menit Bikin PSM Tersungkur, Kalezic: Sangat Menyakitkan

Bandung, OPSI.ID - PSM Makassar harus mengakui keunggulan Persib Bandung...

Keriaan 25/7 Hadirkan Konsep 1 Jam Ekstra di Taman Kota Peruri

Jakarta - Dinamika gaya hidup masyarakat urban yang semakin...

Berita Terbaru

Popular Categories