Diteror 3 Kepala Anjing, Ferdinand: Itu Peringatan Lembut ke Bahar Smith!

Jakarta – Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat, Ferdinand Hutahaean enggan menyebut kejadian pelemparan tiga kepala anjing ke Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin milik Habib Bahar bin Smith, sebagai teror.

Adapun tujuan dari pelemparan kepala anjing, disinyalir Ferdinand, ialah agar Bahar Smith menjaga mulutnya, jangan lagi berbicara kasar.

“Kepala anjing? Saya tak mau menyebutnya teror, tapi itu peringatan yang lembut kepada Bahar yang kasar bicaranya. Pesan yang ingin disampaikan adalah jaga mulutmu..!!” kicau  @FerdinandHaean3, dikutip Opsi di Jakarta, Minggu, 2 Januari 2021.

Dengan pertanda itu, Ferdinand meminta Bahar Smith jangan lagi congkak kala berdakwah di depan umatnya.

“Anjing adalah hewan yang paling banyak bersuara. Makanya hati-hati jangan sombong dengan bungkus agama merasa bisa bersuara seenaknya..!” kata Ferdinand.

Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, di kawasan Bogor, milik Habib Bahar bin Smith diteror. Tiga buah kepala anjing disebut-sebut dikirimkan oleh orang tak dikenal pada Jumat dini hari, 31 Desember 2021.

Kuasa hukum Habib Bahar bin Smith, Aziz Yanuar mengatakan kepala anjing tersebut dimasukkan ke dalam sebuah kardus bertuliskan `jangan dibuka`.

“Berisi tiga buah balok kayu, dan tiga buah kepala anjing yang masih berlumuran darah dengan dibungkus plastik sekitar jam 03.00 WIB dini hari,” kata Aziz dalam keterangannya, Sabtu, 1 Januari 2022.

Sementara, kuasa hukum Habib Bahar lainnya, Ichwan Tuankotta mengatakan teror kepala anjing ini telah dilaporkan ke polisi. Pelapornya adalah salah satu santri yang ada di pesantren Habib Bahar.

“Sudah dilaporkan semalam oleh santri,” kata Ichwan.

Bukti laporan polisi tersebut disampaikan kepada Polsek Kemang, Bogor, atas dasar perbuatan tidak menyenangkan atau merasa diteror.

Polisi pun menerima laporan tersebut. Dalam kolom tersangka tertera `lidik` atau tengah dalam penyelidikan. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

The Latifa Rilis Lagu Perpisahan Bertajuk Kini Harus Selesai

Jakarta – Setiap perjalanan memiliki akhirnya, dan terkadang akhir...

Band Alternatif, WUSS Lepas Album SUZAN

Jakarta – Band alternatif Indonesia, WUSS, menandai perjalanan baru...

Prabowo Ungkap Cerita Tak Pernah Menang Lawan Luhut, Begitu Pensiun Malah Dihabisi di Lapangan Tenis

JAKARTA, Opsi.id  – Presiden Prabowo Subianto membagikan cerita menarik...

Prabowo Puji AHY dalam Menyampaikan Gagasan: Sistematis, Lengkap dan Tegas

JAKARTA, Opsi.id – Presiden Prabowo Subianto memuji kemampuan Ketua Umum...

Gunung Anak Krakatau hingga Merapi Berstatus Siaga, Ini Imbauan BNPB

Jakarta, OPSI.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan...

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Tim 9 Kejagung, Dicecar 22 Pertanyaan

Jakarta, OPSI.ID - Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana...

Dari Kampus untuk Polri, Polda Sulsel Resmikan Pusat Studi Kepolisian

Makassar, OPSI.ID - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi melaunching...

59 Orang Tewas, Ribuan Mengungsi, Begini Langkah BNPB Pulihkan Jayawijaya

JAKARTA, Opsi.id  – Konflik sosial yang terjadi di Kabupaten...

Berita Terbaru

Popular Categories