- dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha, dokter jaga IGD RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, meninggal dunia.
- Sebelum wafat, dokter muda tersebut disebut mengalami intimidasi saat menjalankan tugasnya.
- Dugaan itu kini tengah menjadi sorotan dan diusut Kementerian Kesehatan.
JAKARTA, Opsi.id – Meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha memicu perhatian luas.
Keluarga mengungkap dugaan intimidasi yang dialami almarhumah saat bertugas di IGD RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
Peristiwa yang menjadi pangkal persoalan terjadi pada 14 Juni 2026 ketika dr. Icha menangani seorang anak yang menjadi korban gigitan ular.
Dalam situasi tersebut, keluarga almarhumah menyebut dua anggota DPRD TTU mendatangi rumah sakit dan diduga memberikan tekanan terhadap dr. Icha terkait penanganan pasien.
Dua anggota DPRD TTU yang disebut dalam laporan keluarga adalah Norbertus Tubani dari Fraksi PKB dan Therensius Lazakar dari Fraksi Partai Golkar.
Keluarga menyatakan, setelah insiden tersebut kondisi psikologis dr. Icha berubah.
Baca juga: Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Dokter dari Kongo Dirawat di Fasilitas Khusus
Almarhumah dikabarkan mengalami tekanan mental hingga akhirnya menjalani pemeriksaan dan pendampingan psikologis.
Dugaan intimidasi itu juga telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), serta Badan Kehormatan DPRD TTU.
Namun, Norbertus Tubani dan Therensius Lazakar membantah tudingan melakukan intimidasi.
Keduanya menegaskan hanya meminta penjelasan mengenai pelayanan medis terhadap pasien dan tidak pernah mengancam maupun menekan tenaga kesehatan.
Mereka juga menyatakan siap mengikuti seluruh proses klarifikasi maupun pemeriksaan apabila diperlukan.
Hingga kini, belum ada hasil investigasi resmi yang menyimpulkan adanya hubungan sebab akibat antara dugaan intimidasi dengan wafatnya dr. Icha.
Aparat dan instansi terkait masih melakukan penelusuran atas seluruh rangkaian peristiwa tersebut.


