Pertemuan tersebut disebut menjadi bagian dari pembahasan terkait peran dan kontribusi yang akan diberikan FCT dalam penguatan partai berlambang mawar tersebut.
Sejumlah sumber menyebutkan FCT berpeluang mendapatkan tanggung jawab dalam struktur partai.
Selain itu, ia juga mulai membangun komunikasi dengan sejumlah tokoh di Maluku guna memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput.
Langkah FCT bergabung dengan PSI dinilai dapat memberikan energi baru bagi perkembangan partai tersebut di Maluku.
Dia memiliki pengalaman, termasuk saat menjabat sebagai Deputi Kantor Staf Presiden pada era pemerintahan Joko Widodo.
FCT dianggap memiliki kapasitas dan jaringan yang dapat membantu memperkuat posisi PSI di daerah.
Baca juga: PSI Sebut Jokowi Siap Blusukan Lagi hingga Tingkat Kecamatan
Pengamat menilai kehadiran FCT juga berpotensi mengubah konfigurasi politik di Maluku.
Terlebih, PSI saat ini tengah gencar memperluas pengaruh politiknya di berbagai daerah. Sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik nasional mendatang.
FCT merupakan salah satu putra daerah Maluku yang aktif memperjuangkan pembangunan kawasan timur Indonesia di tingkat nasional.
Dengan bergabungnya FCT ke PSI diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Maluku.
Hadirnya FCT, PSI Maluku diperkirakan akan semakin aktif melakukan konsolidasi organisasi.
Serta memperkuat basis dukungan hingga ke tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah provinsi tersebut. []


