Ephorus HKBP Bertemu Jusuf Kalla, Klaim Tak Ada Penistaan Agama

Jakarta – Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan bertemu dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Sabtu (25/4/2026) malam di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Ephorus didampingi sejumlah tokoh HKBP, yakni Pdt. Oloan Nainggolan (Praeses DKI), Pdt. Henri Napitupulu (Praeses Bekasi).

Pdt. Ridoi Batubara (Praeses Deboskab), Pdt. Sumihar Sinaga (Praeses Banten), serta Pdt. Dr. Richard Daulay, mantan Sekretaris Umum PGI.

Usai pertemuan, Victor mengingatkan pentingnya kasih dan pengampunan sebagaimana diajarkan Yesus Kristus.

Menurutnya, Tuhan tidak memerlukan pembelaan manusia karena Dialah Pembela sejati bagi umat-Nya.

“Justru kitalah, yang telah menerima kasih dan pengampunan itu, dipanggil untuk menghadirkan kasih yang sama, mengasihi tanpa syarat dan mengampuni dengan tulus,” tulis Victor melalui akun Facebook pribadinya, dikutip Minggu, 26 April 2026.

Ia mengatakan, pertemuan dengan Jusuf Kalla berlangsung dalam suasana hangat, penuh kegembiraan, dan dilandasi semangat persaudaraan.

BACA JUGA: Pelaporan JK ke Polda Metro Jaya, Sahat: Masih Berlanjut

Dalam kesempatan itu, Victor juga menyampaikan apresiasi atas waktu dan sambutan yang diberikan JK.

Menurutnya, Jusuf Kalla merupakan tokoh bangsa yang telah dua kali mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI dan kini menjabat Ketua Umum PP Dewan Masjid Indonesia.

Victor juga menilai rekam jejak JK dalam merajut perdamaian di berbagai wilayah konflik telah teruji dan diakui luas.

Victor mengaku telah menyimak secara utuh video ceramah Jusuf Kalla berdurasi 43 menit di Universitas Gadjah Mada yang belakangan ramai diperbincangkan.

Setelah mendengarkan keseluruhan isi ceramah, ia menilai tidak ada unsur penistaan terhadap agama Kristen.

“Dalam pemahaman saya, tidak terdapat unsur penistaan terhadap agama Kristen dalam penyampaian tersebut,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat tetap tenang, bijaksana, dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai tafsir yang berpotensi merusak kebersamaan.

Victor juga menyampaikan penghargaan atas sikap toleran mayoritas umat Muslim di Indonesia yang selama ini menjaga harmoni kehidupan beragama.

Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah kendala di beberapa daerah terkait pelaksanaan ibadah maupun proses pendirian rumah ibadah.

“Ke depan, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus merawat dan menumbuhkan kerukunan antarumat beragama.

Kerukunan ini bukan sekadar cita-cita, melainkan fondasi kokoh bagi kemajuan, keadilan, dan persatuan bangsa Indonesia,” katanya.

Ia juga memohon kepada Jusuf Kalla sebagai tokoh nasional agar berkenan memberikan perhatian dan dukungan proses pendirian beberapa rumah ibadah berjalan dengan baik dan adil.

Sebelumnya, pada 11 April 2026, Victor sempat meminta klarifikasi kepada Jusuf Kalla terkait isi ceramah yang beredar di media sosial dan menyinggung penggunaan istilah syahid bagi umat Kristen.

Menurut Victor saat itu, apabila pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan, maka klarifikasi dari JK akan membantu meredakan keresahan publik.

Namun jika memang disampaikan, ia menilai permintaan maaf akan menjadi langkah bijak yang mencerminkan keteladanan dan kebesaran jiwa seorang tokoh nasional. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Jelang Musda V, Partai Demokrat Sulbar Buka Pendaftaran Ketua DPD

Mamuju, OPSI.ID - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat...

Ribuan KDKMP Mulai Beroperasi, Kapolda Sulbar Pastikan Stabilitas Keamanan

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Umbu Rudi Kabunang Bawa OVOP dan Pacuan Kuda Tradisional NTT ke Panggung Rakernas SOKSI

Bandung, OPSI.ID - Suasana Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan...

Hujan Berkepanjangan Sebabkan Tanah Longsor di Mamasa dan Polman

Mamasa, OPSI.ID - Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah...

Polres Mabar Gagalkan Penyelundupan 525 Liter Solar Subsidi di Boleng

Labuan Bajo, OPSI.ID - Tim Reserse Mobile (Resmob) Satuan...

Ancol Hadirkan Aktivitas Edukatif untuk Anak dan Keluarga, BioKids Color Day

Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk melalui Unit...

SOUNDMATE Rilis Single Debut Manusia FAVORITKU

Jakarta - Grup band SOUNDMATE resmi memperkenalkan single perdana...

Sebelum Dibunuh, Pemilik Tambak di Deli Serdang Sempat Cekcok dengan Adik Ipar

Deli Serdang, Opsi.id— Kasus pembunuhan Sapri alias Uli (41),...

Berita Terbaru

Popular Categories