Pelaporan JK ke Polda Metro Jaya, Sahat: Masih Berlanjut

Jakarta – Ketua Umum DPP GAMKI Sahat Martin Philip Sinurat memastikan proses pelaporan Jusuf Kalla atau JK di Polda Metro Jaya masih berlanjut.

Hal itu diungkap Sahat, dikutip dari akun Instagram @sahatmpsinurat.                      

“Proses pelaporan yang kita lakukan minggu lalu masih berlanjut,” tulis Sahat Senin, 20 April 2026.

Disebutnya, pelapor dan para saksi telah memberikan keterangan. 

“Bukti-bukti sudah kita serahkan kepada pihak kepolisian,” katanya, dikutip Selasa, 21 April 2026.

Sahat menyebut, sebagai warga negara yang memiliki hak dan kewajiban yang sama, setiap orang setara di mata hukum.

“Mari kita kawal proses hukum berjalan dengan adil tanpa perlu ribut-ribut di luar. Demi terwujudnya Indonesia yang lebih adil dan setara untuk semua,” tandasnya.

Dari Masjid UGM ke Polda Metro Jaya

Sebelumnya, menyikapi video ceramah JK di Masjid UGM yang menuai polemik, GAMKI bersama lembaga kristen dan ormas lain mengambil sikap tegas.

Dalam video di link Masjid Kampus UGM menit 9 hingga 10, JK berujar,

“Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Semua pihak. Kristen juga berpikir begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti.”

Atas pernyataan itu, Minggu, 12 April 2026, GAMKI dan ormas lainnya menggelar pernyataan sikap dan konferensi pers.

BACA JUGA: Polemik Pernyataan Jusuf Kalla, PP GMKI Minta Kader dan Eks Ketum Taat Konstitusi Organisasi

Sahat Sinurat membacakan tiga poin penting dalam pernyataan pers ini.

”Pertama, Menyatakan bahwa agama Kristen tidak pernah mengajarkan membunuh orang Islam akan syahid masuk surga, justru agama Kristen mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia bahkan musuh sekalipun.

Kedua, Mengecam keras pernyataan Bapak Jusuf Kalla yang menyakiti hati kami umat Kristen dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Ketiga, maka bersama ini kami yang terdiri dari berbagai Lembaga Kristen dan Organisasi Masyarakat akan melaporkan Bapak Jusuf Kalla ke-Kepolisian RI,” kata Sahat.

Seusai membacakan tiga poin itu, perwakilan lembaga Kristen dan ormas berangkat dari Sekretariat DPP GAMKI ke Polda Metro Jaya untuk membuat laporan tentang dugaan penistaan agama. 

JK sendiri sudah menyampaikan klarifikasi terkait potongan videonya yang beredar.

Dalam keterangan pers di kediamannya pada Sabtu, 18 April 2026, JK menegaskan dirinya tidak punya niat melakukan penistaan agama.

Dia dalam ceramah di masjid UGM hanya menjelaskan konteks konflik di Poso dan Agama yang berlatar belakang agama. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Unit Ska The Regards Rilis Single Euforia di Hari Buruh

Jakarta - Unit ska/rocksteady asal Tangerang, The Regards, memilih...

Stevan Pasaribu Rilis Single Lama Tak Bermalam Minggu

Jakarta - Penyanyi Stevan Pasaribu kembali merilis karya terbaru...

Yuk Kenali Perbedaan Sampah Organik, Anorganik, B3, dan Residu

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menggalakkan...

Polemik MUSPROV Kadin Sulbar, Hasraf Lukman Ancam Tempuh Jalur Hukum

Mamuju, OPSI.ID - Wakil Ketua Umum Bidang Investasi dan...

Begal Bersenjata di Binjai, Pelajar SMA Dibacok Saat Berangkat Sekolah

Binjai, Opsi.id - Kota Binjai kembali dihantui aksi begal...

Beda dengan Covid-19, Dinkes DKI Ungkap Cara Penularan Hantavirus ke Manusia

‎Jakarta - Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan DKI Jakarta Ani...

Cerita Penumpang Bus Halmahera Selamat, Punya Firasat Buruk Sebelum Berangkat

Serdang Bedagai, Opsi.id - Kecelakaan maut yang melibatkan Bus...

Kasus Tewasnya Lansia di Baruga Terkuak, Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

Majene, OPSI.ID - Polres Majene kembali menggelar konferensi pers...

Berita Terbaru

Popular Categories