Erick Thohir Membeberkan Gampangnya Cari Uang di BUMN

Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir disoroti usai terkuak diduga turut meraup keuntungan dari bisnis tes PCR di Indonesia. Banyak yang menyebut hal ini sebagai conflict of interest karena Erick menjabat sebagai menteri yang berlatar pebisnis.

Belakangan, Erick Thohir menepis tuduhan itu. Dia secara gamblang buka suara cara meraup ‘uang panas’ di lingkungan Kementerian BUMN. 

Mantan bos Inter Milan ini memberitahukan cara paling mudah mendapatkan uang dari jabatannya adalah dengan melakukan jual-beli jabatan direksi perusahaan pelat merah.

Untuk satu jabatan direksi di BUMN seperti Direktur Utama, Erick mengaku pernah dihargai sebesar Rp 25 Miliar.

“Kalau saya mau cari uang di BUMN, banyak. Paling gampang apa? Cari uang, mindah-mindahin jabatan, itu setorannya banyak loh,” katanya dalam dialog dengan Akbar Faizal, dikutip Jumat, 26 November 2021.

“Loh dulu, pernah dihargai satu direksi Rp 25 miliar. Direksi yang gede, ya direktur utama lah, kalau mau,” ucapnya.

Ia menekankan hal itu tak terjadi lagi di tubuh Kementerian BUMN saat ini. Buktinya, kata dia, dengan adanya merger antara perusahaan pelat merah.

“Terus apa konteksnya? Kalau saya terjebak jua-beli jabatan, ya gak mungkin saya merger-in BUMN, gak mungkin tadi, ya menangkap yang korupsi. Pasti langsung goyang dong badannya. “Wah ini yang ita angkat, ini udah nyetor ke kita’,” katanya.

Ia pun turut menyinggung reputasi baik yang dimilikinya selama ini. Tidak mungkin baginya terlibat dengan hal ilegal tersebut yang bisa menghancurkan reputasi baik yang telah dibangunnya tadi.

“Karena tidak mungkin lah, yang selalu saya bilang 2 tahun jadi menteri reputasi saya selama ini masa mau saya hancurkan,” kata Erick Thohir. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

Kasus Uang Paroki Aek Nabara Rp 28 Miliar di BNI, BP BUMN Berjanji Segera Tuntaskan

Jakarta - Kasus uang jemaat Gereja Paroki St. Fransiskus...

Profil Andi Hakim Febriansyah, Eks Kepala Kas BNI Aek Nabara yang Ditangkap Polda Sumut

Medan - Nama Andi Hakim Febriansyah menjadi perhatian publik...

GAMKI Minta JK Hadapi Proses Hukum, Dugaan Penistaan Agama Diminta Diusut Tuntas

JAKARTA – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menegaskan...

Bejat! Oknum Kiai di Pati Cabuli 50 Santriwati di Ponpes

Pati, Opsi.id - Kasus pencabulan kembali terungkap. kali ini...

Profil Karutan Balige Valen Sonar Rumbiak, Sah Menyandang Marga Pardede

Toba, Opsi.id - Kepala Rutan Kelas IIB Balige, Valen...

Java Jazz Festival 2026 Hadir di NICE PIK 2 dengan Layanan Shuttle Terintegrasi

Jakarta - myBCA International Java Jazz Festival 2026 akan...

Polantas Polda Sulbar Lakukan Pengaturan dan Edukasi Lalu Lintas Menyeluruh Bagi Warga

Mamuju, OPSI.ID - Satuan Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat...

321 WNA Kasus Judi Online Internasional Dipindah ke Kantor Imigrasi

JAKARTA, Opsi.id  — Sebanyak 321 warga negara asing (WNA)...

Wali Kota Wesly Rayakan Paskah Bersama ASN Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar, Opsi.id - Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK...

Kerja Keras Berbuah Manis, Tiga Pelajar Mamasa Wakili Indonesia di Kuala Lumpur Cup U16

Mamuju, OPSI.ID - Tiga pelajar asal Kabupaten Mamasa berhasil...

Pameran Budaya Pancasila 2026 di Mamuju Resmi Digelar

Mamuju, OPSI.ID - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat...

Bus Halmahera Terbalik Keluar Tol JMKT, 4 Penumpang Tewas

SERDANG BEDAGAI, Opsi.id  — Satu unit Bus Halmahera BK...

Bali Tuan Rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026

BALI, Opsi.id  — Musim ke-17 Red Bull Cliff Diving...

Berita Terbaru

Popular Categories