Forum Pemuda Mamasa Soroti Ketimpangan Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Terpencil

Mamasa, OPSI.ID – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Rabu, 20 Mei 2026 dimanfaatkan Forum Pemuda dari desa terpencil di Kabupaten Mamasa untuk menyuarakan aspirasi pembangunan infrastruktur jalan yang dinilai selama ini terabaikan.

Melalui wadah bernama Forum Pemerhati Pembangunan Desa Burana, Pangadaran, dan Baruru, para pemuda menyatukan ide dan gagasan guna memperjuangkan pembangunan jalan poros Lakahang–Burana–Pangadaran–Baruru yang menjadi akses utama masyarakat di wilayah tersebut.

Juru Bicara Forum Pemerhati Pembangunan Burana–Pangadaran–Baruru, Jhon Calvin, mengatakan momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi titik awal bagi masyarakat untuk bersatu memperjuangkan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan.

“Hari ini kami bersepakat untuk berjuang bersama dalam sebuah wadah. Kami menilai Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa belum memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan penghubung Lakahang–Burana–Pangadaran–Baruru yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu kami menyatukan seluruh masyarakat untuk mendesak Bupati Mamasa agar segera memprogramkan pembangunan jalan ke desa kami,” ujarnya.

Menurut Jhon, sejak Kabupaten Mamasa berdiri puluhan tahun lalu, ruas jalan tersebut belum tersentuh pembangunan yang memadai. Ia menilai pembangunan di Kabupaten Mamasa belum merata dan masih terfokus di wilayah tertentu.

“Kami merasa pembangunan di Kabupaten Mamasa tidak merata. Ada daerah yang mendapat perhatian lebih, sementara daerah kami seperti dianaktirikan. Hari ini kami bersatu untuk menuntut keadilan pembangunan,” katanya.

Ia menjelaskan, jalan poros Lakahang–Burana–Pangadaran–Baruru merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat, anak sekolah. Hingga pelayanan dasar warga di sejumlah desa.

“Ada ribuan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada jalan poros ini. Mulai dari masyarakat Bakeng di Kelurahan Lakahang, Desa Burana, Desa Pangadaran hingga Desa Baruru,” tambahnya.

Selain menjadi akses penghubung antarwilayah, daerah yang dilalui jalan tersebut juga memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Ahok Jawab Desas-desus Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara di Kaltim

Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja...

Indosat Perluas Layanan 5G, Kota Cirebon Kini Terjangkau Jaringan Generasi Terbaru

Cirebon – Layanan internet berkecepatan tinggi berbasis jaringan 5G...

Rapat Agraria di DPR Ditunda, Komisi III Soroti Ketidakhadiran Kabareskrim Polri

Jakarta — Pembahasan sejumlah konflik agraria di Komisi III...

Desil Bukan Vonis Kaya: Ketika Statistik Tidak Sepenuhnya Membaca Realitas

*Opini: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik...

HUAWEI Pura 90s Series Hadir di Indonesia, Perkuat Fotografi dengan Teknologi AI Generasi Baru

Jakarta — HUAWEI kembali memperkuat lini smartphone flagship melalui...

Jokowi Diuji Bukan Lagi di Kotak Suara, tapi Membangun Institusi Politik

JAKARTA, Opsi.id  — Joko Widodo (Jokowi) selama ini dikenal...

Berita Terbaru

Popular Categories