Jakarta – Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), August Hamonangan, menyuarakan dukungannya terhadap acara Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026.
Acara yang diselenggarakan dari 27 Agustus hingga 11 September 2026 baik secara daring maupun luring tersebut akan menghadirkan job fair serta bazaar yang bisa dihadiri oleh masyarakat.
“Saya pikir ini merupakan program penting yang perlu dikawal, di tengah-tengah masih sulitnya orang-orang untuk mencari pekerjaan di Jakarta. Besar harapannya, dari warga kita yang mencari pekerjaan dalam acara tersebut ada yang memeroleh pekerjaan baru, sehingga dapat menghidupi diri beserta keluarganya,” kata August Hamonangan dalam keterangannya dikutip Selasa, 1 September 2026.
Berdasarkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingkat pengangguran terbuka di ibu kota mengalami penurunan sebesar 0,15 poin pada bulan Juli 2026. Kendati demikian, angka pengangguran terbuka dinilai masih cukup tinggi pada 6,03 persen.
“Meskipun Mas Gubernur waktu itu sempat mengumumkan bahwa jumlah pengangguran turun, tetapi dalam kenyataannya masih ada banyak warga kita yang belum bekerja. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI harus memusatkan perhatiannya ke sini,” ucapnya.
Di satu sisi, acara ‘Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026’ diharapkan memberikan dampak optimal dalam menghubungkan para pencari pekerjaan dengan perusahaan-perusahaan yang memerlukan berbagai keterampilannya.
“Sehingga, saya berharap job fair-job fair seperti ini dapat berdampak optimal. Perlu dikawal juga kelanjutan dari acara itu. Apakah setelah menghadirinya, ada warga kita yang memeroleh pekerjaan-pekerjaan baru dan seberapa banyak. Jadi, programnya jangan hanya sekadar diadakan saja, tetapi tidak berdampak signifikan bagi masyarakat yang mencari pekerjaan,” ucap August.
Ia juga mendorong agar acara ‘Jakarta Selatan Career Fest & Bazaar 2026’ itu bisa dioptimalkan dalam memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai solusi sementara menghadapi masalah keterbatasan lapangan pekerjaan.
“Saya juga ingin agar acara ini diiklankan semaksimal mungkin karena ada teman-teman UMKM yang akan berjualan di bazarnya. Kalau ramai, itu pasti akan mendorong UMKM kita dan memungkinkan mereka memperluas usahanya. Kalau bisa diperluas, ada kemungkinan UMKM kita ini akan membutuhkan tenaga-tenaga kerja baru juga dan ini bisa membuka satu, dua, atau bahkan lebih posisi lapangan pekerjaan baru untuk membantu meringankan masalah keterbatasan lapangan pekerjaan kita,” tutur August Hamonangan. []

