Jakarta – Grup band pop Geisha kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Geram”, sebuah single yang menggambarkan fase emosional ketika cinta yang dijaga dengan tulus justru dikhianati.
Dengan formasi Regina Poetiray pada vokal, Nard pada bass, dan Dhan pada keyboard, Geisha menegaskan bahwa mereka bukan sekadar band nostalgia, melainkan sahabat musik yang tumbuh bersama pendengarnya lintas generasi.
Dalam liriknya, single “Geram” menceritakan tentang seseorang yang setia menjaga hubungan, namun harus menghadapi kenyataan pahit ketika hadirnya orang ketiga menghancurkan kepercayaan.
Lagu ini menangkap momen ketika kesabaran berubah menjadi kemarahan, dan cinta yang selama ini diperjuangkan runtuh begitu saja.
“Geram adalah titik di mana seseorang tidak lagi bisa menahan semuanya sendirian. Bukan sekadar marah, tapi akumulasi dari rasa kecewa dan sakit yang terlalu lama dipendam,” ucap para personel Geisha.
Lagu ini hadir menjadi pengingat bahwa tidak semua luka hadir dalam pertengkaran besar; ada rasa sakit yang tumbuh dalam diam, dan justru itu yang paling menghancurkan.
Visualisasi cerita diperkuat melalui video klip “Geram” yang diperankan langsung oleh Regina Poetiray. Dalam video tersebut, Regina digambarkan sebagai seorang istri yang mulai mencurigai suaminya berselingkuh.
Berbagai tanda kecurigaan muncul, mulai dari perubahan sikap hingga aroma parfum yang tidak familiar. Alih-alih meluapkan amarah, Regina memilih memendam perasaan, menahan geram, dan akhirnya pasrah saat menyadari kebenaran. []


