Istana Sebut Revisi UU Polri untuk Jawab Tantangan Penyelundupan dan Narkoba

Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengungkap sejumlah poin yang menjadi perhatian pemerintah dalam pembahasan revisi Undang-Undang Kepolisian (RUU Polri).

Menurut Prasetyo, fokus utama revisi tersebut adalah memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Ada beberapa ya (atensi pemerintah). Terutama tentang bagaimana institusi Polri harus menjadi polisi rakyat, polisi pelindung rakyat,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu, 6 Juni 2026.

Perkuat Citra Polisi Rakyat

Prasetyo menjelaskan bahwa substansi revisi UU Polri tidak hanya berkaitan dengan kelembagaan. Selain itu, perubahan regulasi juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah ingin memperkuat institusi Polri agar semakin dekat dengan rakyat dan mendapatkan kepercayaan publik.

“Jadi lebih kepada substansinya di situ, bagaimana memperkuat institusi Polri untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengayom masyarakat, sebagai pelindung masyarakat, sebagai polisinya rakyat, polisi yang dicintai oleh rakyat,” ujarnya.

Karena itu, pemerintah berharap Polri dapat terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan di berbagai sektor.

Penyelundupan Jadi Perhatian

Selain aspek pelayanan, pemerintah juga menyoroti pentingnya penguatan peran Polri dalam memberantas penyelundupan.

Prasetyo menilai penyelundupan dapat memberikan dampak besar terhadap perekonomian nasional. Terlebih, jika barang yang diselundupkan berkaitan dengan sektor industri yang menyerap banyak tenaga kerja.

“Masalah penyelundupan itu akan mempengaruhi ekonomi kita. Kalau yang diselundupkan itu adalah barang-barang yang dapat mengganggu sektor ekonomi riil masyarakat,” katanya.

Ia mencontohkan industri garmen yang berpotensi terdampak apabila praktik penyelundupan tidak dapat dikendalikan.

“Misalnya garmen. Kalau kita tidak mampu menangkal adanya penyelundupan, itu akan mengganggu industri garmen kita di dalam negeri,” lanjutnya.

Penguatan Pemberantasan Narkoba

Di sisi lain, pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap upaya pemberantasan narkotika.

Prasetyo mengatakan peredaran narkoba saat ini semakin kompleks. Modus yang digunakan pelaku kejahatan juga terus berkembang seiring kemajuan teknologi.

Oleh sebab itu, pemerintah memandang perlu adanya penguatan institusi kepolisian agar mampu menghadapi tantangan tersebut secara efektif.

“Kemudian narkoba. Kalau kita tidak mampu memberantas narkoba, baik yang masuk, diselundupkan ataupun yang diproduksi dengan sekarang makin canggih modusnya makin modern, ya itu akan merusak generasi muda kita ke depan,” tegasnya.

Menjawab Tantangan Masa Depan

Lebih lanjut, Prasetyo berharap revisi UU Polri dapat menjadi instrumen untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Menurutnya, penguatan fungsi pengayoman, pemberantasan penyelundupan, serta penanganan narkoba merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.

Karena itu, pemerintah berharap revisi UU Polri dapat menghasilkan regulasi yang mendukung tugas kepolisian sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Ini lebih ke situ sebenarnya yang kalau secara substansi ya kita kehendaki dari revisi Undang-Undang Kepolisian ini,” pungkasnya.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Amanda Caesa Rilis EP Cute Talks, Angkat Tema Fenomena Almost-Love

Jakarta - Dinamika hubungan antarmanusia di era modern kembali...

El Jordan Rilis Single Perdana Kejar Mimpi Produksi Label Stoodio Music

Jakarta - Industri musik anak-anak Tanah Air kembali kedatangan...

Teriakan “Ganti!” Menggema di Tribun, Suporter PSM Protes Strategi Darije

Parepare, OPSI.ID - Kekecewaan suporter PSM Makassar terhadap performa...

Madura United Curi Tiga Poin di Kandang PSM Makassar, Ze Gomes Puji Kerja Keras Pemain

Parepare, OPSI.ID - Madura United berhasil membawa pulang tiga...

PSM Takluk dari Madura United, Darije Kalezić Soroti Banyaknya Peluang Terbuang

Parepare, OPSI.ID - PSM Makassar harus mengakui keunggulan Madura...

Tiga Dekade Berkarya, Konser Puncak UNGU Waktu Yang Dinanti Sukses Digelar di Jakarta

Jakarta - Perjalanan panjang sebuah entitas seni di kancah...

Atlet MMA Jeka Saragih Resmi Bergabung dengan BRIGSENA GAMKI

PEMATANGSIANTAR, Opsi.id – Atlet Mixed Martial Arts (MMA) asal...

‎Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan

Jakarta - Upaya menekan laju penurunan muka tanah (land...

Berita Terbaru

Popular Categories