Jakarta Darurat Kebakaran, Kevin Wu PSI Minta Pemprov DKI Evaluasi Sistem Pencegahan dan Penanganan

Jakarta – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kevin Wu menyoroti dua kebakaran besar yang melanda rumah di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur (Jaktim) pada Senin, 24 Agustus 2026 dan kebakaran yang menghanguskan 40 rumah di Duren Sawit pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Kevin Wu pun yang kerja bermitra dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), menyalakan tanda alarm ‘Jakarta Darurat Kebakaran’.

“Keadaan ini sangat genting. Telah terjadi 2 kebakaran yang cukup besar pada waktu berdekatan. Di mana, hal itu berdampak terhadap puluhan rumah dan puluhan warga. Ini bukan persoalan yang sepele, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI harus menyalakan alarm Jakarta darurat kebakaran,” kata Kevin dalam keterangannya dikutip Minggu, 30 Agustus 2026.

Baca juga: Kevin Wu PSI Minta Semua Bangunan Pemprov DKI Diaudit Usai Kebakaran Gedung Bapenda, Termasuk DPRD

Kevin menilai sudah waktunya bagi Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan evaluasi total terhadap sistem pencegahan dan penanganan kebakaran yang juga berdampak terhadap keselamatan para warga.

“Sudah waktunya juga bagi Pemprov DKI untuk mengevaluasi secara keseluruhan sistem pencegahan dan penanganan kebakaran yang semakin meresahkan warga, terutama selama beberapa waktu ke belakang ini,” katanya.

“Kalau keadaannya dibiarkan terus seperti ini, maka nyawa-nyawa warga kita yang akan dipertaruhkan. Memang betul kalau di satu sisi masyarakat harus menjaga dirinya dari ancaman kebakaran ini. Tapi pada saat yang bersamaan, Pemprov DKI bertanggungjawab untuk menjaga keselamatan warganya,” ucapnya menambahkan.

Ia lantas menyoroti masih lemahnya infrastruktur pemadam kebakaran yang ada di berbagai tempat, termasuk di wilayah-wilayah padat penduduk.

Kevin Wu meminta Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Gulkarmat untuk berupaya meningkatkan kesiapan warga dalam menghadapi kebakaran di lingkungannya masing-masing.

“Seperti dalam kasus kebakaran yang terjadi di Cakung. Ternyata, rekan-rekan petugas pemadam kebakaran kita sulit untuk menembus lokasinya karena jalanan menuju rumahnya itu sempit,” ujarnya.

Baca juga: Komisi C DPRD DKI Sepakat Tambah Anggaran Rp68 Miliar, Dampak Kebakaran Gedung Bapenda

“Artinya, pertama akses mobil dan awak pemadam kebakaran perlu dipertimbangkan ke depannya ketika merencanakan dan membangun kawasan perumahan. Kemudian, harus ada hidran di setiap persimpangan penting untuk memperlancar aliran air ke lokasi terjadinya kebakaran,” tutur dia lagi.

Karena itu, Kevin mendorong agar Dinas Gulkarmat menggencarkan sosialisasi penanganan dini kebakaran kepada masyarakat.

“Harus dilakukan juga sosialisasi kepada masyarakat bagaimana caranya untuk melakukan penanganan dini ketika terjadi kebakaran. Tujuannya, supaya warga tidak panik dan bisa mengendalikan api sampai petugas-petugas pemadam kebakaran datang dan mengambil alih situasi,” kata Kevin Wu. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Kembali Berulah, Dua Residivis Maling di Mamuju Ditangkap Polisi

Mamuju - Kembali berulah, dua residivis maling, EG dan...

Ello dan Sandhy Sondoro Pukau Penonton di Konser Twilite Orchestra Presents The Beatles & Queen

Jakarta - Perhelatan musik lintas generasi yang sangat dinantikan...

Crocs Resmikan Concept Store Terbaru di Grand Indonesia dengan Sentuhan Lokal

Jakarta - Jenama alas kaki global terkemuka, Crocs, kembali...

MALIQ & D’Essentials Buka Album Baru Lewat Single Arah Labuh

Jakarta - Memasuki ambang usia seperempat abad di kancah...

Putusan MA soal Suket Gibran, PKB Kaji Jalur Hak Angket atau Langsung HMP

JAKARTA — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tengah mengkaji penggunaan...

Jansen Sitindaon Singgung Pasal 7A UUD 1945: Gibran Mundur atau Dimakzulkan

JAKARTA — Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen...

Pakar Hukum Tata Negara Nilai Jabatan Wapres Gibran Gugur Usai Putusan MK dan MA

JAKARTA — Pakar Hukum Tata Negara Universitas Mulawarman, Herdiansyah...

Pramono Anung: Investasi Jakarta pada Q3-2026 Tembus Rp249,3 Triliun, Tertinggi Secara Nasional

Jakarta - Realisasi investasi Jakarta sepanjang Januari–September 2026 atau...

Berita Terbaru

Popular Categories