Rano Karno Dorong Pengembangan Rusun sebagai Hunian Layak, Terjangkau, dan Inklusif

Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong pengembangan rumah susun (rusun) sebagai hunian yang tidak sekadar menyediakan tempat tinggal, tetapi juga membangun ekosistem kehidupan yang layak, aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi warga.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, saat mewakili Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Rapat tersebut membahas penyampaian jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengendalian Penduduk dan Ranperda tentang Rumah Susun.

Baca juga: Judistira Hermawan Minta DLH DKI Perjelas Strategi Kelola Sampah, Tong RT hingga Gerobak Motor Dipertanyakan

Wagub Rano mengatakan pelayanan kepada warga menjadi perhatian utama dalam pengembangan rusun. Karena itu, penyediaan hunian perlu diikuti berbagai layanan yang mendukung kehidupan penghuni.

“Pelayanan kepada masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar menghitung nilai investasi. Karena itu, kebutuhan warga di rumah susun harus menjadi perhatian dalam pengembangan berbagai layanan,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Minggu, 30 Agustus 2026.

Dalam pembahasan Ranperda Rumah Susun, rusun diarahkan menjadi salah satu instrumen penyediaan hunian layak dan terjangkau, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT).

Pengembangan rusun juga diarahkan menggunakan konsep Kawasan Berorientasi Transit atau Transit Oriented Development (TOD) dan one-stop living.

Baca juga: ‎Judistira Hermawan: Pansus DPRD DKI Perketat Pengawasan, 200 Vendor Sampah Bakal Disidak

Menurut dia, konsep tersebut memungkinkan hunian terintegrasi dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, ruang usaha bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), serta sarana olahraga.

“Bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga harus menjadi ruang tumbuh yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas dan kegiatan di lingkungan rusun diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga,” tutur Wagub Rano.

Pemprov DKI juga mendorong Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV), terutama untuk menata kawasan permukiman padat dengan mengoptimalkan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan tanah negara yang telah dihuni warga selama lebih dari 20 tahun.

Melalui pendekatan tersebut, kata dia, penataan dilakukan secara partisipatif agar warga tetap dapat bermukim dalam ekosistem sosial dan ekonomi yang telah terbentuk, sekaligus memperoleh hunian yang lebih layak.

Pengetatan Verifikasi Data Penghuni Rusun

Selain penyediaan hunian, Pemprov DKI memperkuat perlindungan bagi penghuni rusun. Salah satunya melalui kebijakan untuk memastikan unit bersubsidi tetap tepat sasaran. Maka itu, verifikasi data penghuni akan diperketat.

Mekanisme pengalihan kepemilikan juga dibatasi melalui Badan Pelaksana Daerah untuk mencegah unit bersubsidi dialihkan kepada pihak yang tidak menjadi sasaran.

“Selain penyediaan hunian, Pemprov DKI juga memperkuat perlindungan bagi penghuni rusun, termasuk melalui kebijakan yang memastikan unit bersubsidi tetap tepat sasaran. Verifikasi data penghuni akan diperketat dan mekanisme pengalihan kepemilikan dibatasi melalui Badan Pelaksana Daerah untuk mencegah unit bersubsidi dialihkan kepada pihak yang bukan menjadi sasaran,” jelas Wagub Rano.

Pemprov DKI juga menyiapkan mekanisme restrukturisasi, pembebasan denda keterlambatan, dan skema keringanan lainnya bagi MBR yang benar-benar tidak mampu atau terdampak relokasi.

Ia menekankan, kebijakan ini ditujukan untuk mencegah warga kehilangan tempat tinggal, dengan tetap memberikan pembinaan bagi penghuni yang secara sengaja melalaikan kewajibannya.

“Melalui penyusunan Ranperda Rumah Susun, Pemprov DKI berharap penyelenggaraan rumah susun tidak berhenti pada pembangunan fisik unit hunian. Kebijakan ini diarahkan untuk menciptakan ekosistem hunian yang layak, terjangkau, aman, inklusif, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Jakarta,” kata Wagub Rano Karno. []

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA TERKINI

News Anchor Bongkar Cerita di Balik Layar TV

Jakarta - Sederet pembaca berita alias news...

Video Bokep 19 Detik di Emperan Toko Magelang, Viral di Media Sosial

Jakarta - Sebuah video bokep berdurasi 19 detik berisi...

Foto: Achmad Megantara, Perankan Rangga di Sinetron Dewi Rindu

Jakarta - Aktor muda Achmad Megantara didaulat untuk berperan...

Dihina Gurunya, Siswi SMP di Medan Didatangi Polisi

Medan - Seorang siswi SMP Negeri 28 Kota Medan,...

Masih Syuting, Sunil Samtani Ungkap Jadwal Tayang Film Pengabdi Setan 2: Communion

Jakarta - Produser Rapi Films, Sunil Samtani, membeberkan jadwal...

Kevin Wu PSI Desak Usut Pembangunan Lapangan Padel di Atas Aset Pemprov DKI

Jakarta - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari...

Pramono Anung: Event JIF 2026 Tawarkan Potensi Investasi Rp115 Triliun di Jakarta

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menawarkan...

Ibu-Ibu di Cigugur Tengah Cimahi Sulap Lahan Pertanian Jadi Sumber Pangan dan Penghasilan Keluarga

Cimahi – Peran perempuan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga...

Razia THM di Kompleks CSB Mall Cirebon, Polisi Amankan Enam Botol Miras

Cirebon – Aparat gabungan menggelar pemeriksaan mendadak di sejumlah...

Indosat IM3 Luncurkan Airena Kreatif Bersama Adobe

Jakarta - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3...

Dufan Ancol Rayakan HUT ke-41 dengan Gema Tadarus dan PLAYVOR THE FEST

Jakarta - Dunia Fantasi (Dufan) Ancol merayakan ulang tahun...

Berita Terbaru

Popular Categories